Ekspedisi Makassar 1 - Peristiwa keberangkatan

Walaupun udah telat, yang penting SELAMAT TAHUN BARU!
Seperti yang sudah kamu baca sebelumnya, akhir tahun 2013 aku berencana liburan ke ibu (kota) dari Sulawesi Selatan, yap, Makassar! 

Kamu pasti penasaran dong aku disana ngapain aja. Ya iyalah! aku kan orangnya misterius. Ya targetnya. minimal abis kamu baca postnya kamu jadi iri sama aku. Mudah mudahan target ini berhasil.

Ini tulisan paling awal dari destinasi ke Makassar. Kami backpacker-an. Emm bukan sih, ini lebih tepat disebut liburan nggak ada duit. Cuma karena kata backpacker sekarang lagi nge-trend dan keliatannya lebih keren, jadi aku menyebut ini adalah liburan ala backpacker.

Malam sebelum keberangkatan mulai aku packing. Eh, enggak juga packing sih. Sebenarnya cuma bawa 1 tas yang biasa dipakai untuk sekolah. Bayangin aja cuma muat berapa baju. Udah gitu tetap nekat bawa laptop. Memang, terkadang kejadian asli nggak semewah pemilihan katanya.

Jam 4 sore aku dijemput Zaky. Untung aja dia nggak jemput pakai kereta kencana lengkap dengan sepatu kaca. Benar sekali, aku berangkat sesore itu. Ini karena kalau mau naik kapal (yang besar) warga Samarinda wajib ke Balikpapan dulu. Jadi kalau misalnya kamu tinggal di Samarinda trus baru aja punya kapal pesiar gara gara ikutan MLM, mau nggak mau kapal kamu harus berlabuh di Balikpapan aja. Yah, jadinya kamu nggak bisa pamer deh. Padahal yang ibu kota provinsi itu Samarinda, Bukannya gimana, ini hanya karena Samarinda nggak punya laut.


Jam 5 sore kami berangkat. Padahal kapal baru berangkat jam 5 subuh besok. Kami orangnya memang lebih suka on time (Emm, Enggak juga sih). Perjalanan di bus yang sekitar 3 jam itu kami habiskan untuk saling bercerita, mendengarkan musik dan liat-liat pemandangan. Tapi biar gitu, ini nggak se-so sweet yang kalian kira kok. Percayalah. Karena di bis nggak sama seperti di dalam kereta kencana.

Sampai terminal aku sudah di beri petuah untuk waspada dengan sekeliling. Bisa aja ada kanibal yang makan manusia atau siluman berkaki empat dan bermata lima belas. Apalagi ini udah jam 8 malam, semua kemungkinan bisa aja terjadi. Jadi di terminal kami mengendap ngendap, tangan kanan memegang pedang, tangan kiri memegang perisai dan memakai topeng Iron Man. Semua heran, Semua hening. 

Destinasi di Balikpapan berhenti pelabuhan. Karena kami anaknya “nge-street banar” kita ingin menyatu dengan alam masyarakat. Jadi maksudnya ingin karena tidak ada pilihan lain.
Jadi kayak gini suasananya
Pertama kalinya dalam sejarah, aku tidur outdoor, berjamaah lagi! Keren abis. Karena masih waspada dengan adanya tindak kejahatan yang berkeliaran, kami tidur pakai sistem Shift shift-an. Yang pertama kali tidur adalah Zaky. Kalau lagi di situasi kayak gini, aku punya strategi "Jangan maksa tidur duluan kalau belum ngantuk". Jadi waktu dia tidur aku cuma jadi manusia yang nggak tau mau ngapain. Mau makan harganya mahal, mau main game di HP baterai cepat habis, mau makan HP nggak bisa, mau nge-chat simsimi dianya udah tidur. Ya paling mentok juga dengarkan musik.

Lanjut ke giliran Zaky, ada kesenjangan antara aku jaga sama Zaky jaga. Kalau aku cuman plonga plongo, Zaky malah asik telponan sama pacarnya. Keliatannya jauh lebih asik. Ternyata inilah fitur yang nggak dimiliki seorang jomblo. Krik.

Walaupun di jadwal berangkat jam 5 pagi kapal baru datang jam 8 pagi. Kapal juga ikut ikutan delay, ikut ikutan sama pesawat ah! Tau gini lebih baik aku berangkat dari subuh aja. Tapi tetep, sebagai lelaki yang pantang mengeluh, anggap aja semua ini bagian dari jalan jalan yang “street banar”.

Jam 9 kapal sudah berangkat. Aku berada di ekonomi. Zaky kelas III. Karena Zaky berpengalaman masalah kayak gini, aku bisa di selundupkan ke kelas III. Jadi artinya aku bisa tidur di kamar Zaky. Enggak berdua juga, berenam.

Selama di kapal juga keadaannya gitu-gitu aja. padahal kan kalau ada perompak / imgran gelap gitu keliatannya asik aja. Ternyata naik kapal nggak mencekam.

Tiba waktu makan, sebelumnya sudah di ingatkan sama Zaky, kalau makanan di kapal itu nggak ada yang enak. Apalagi kelas ekonomi. Cuma karena orangnya suka penasaran, aku maksa aja buat ngantri ngambil jatah makan.

Nasi kotak styrofoam itu berada di tangan. Dari kotaknya aja udah bagus. Pasti elit. Biasanya kan kalau di Samarinda buat dapetin kotakan styrofoam harus beli ayam goreng minimal 3 potong. Kalau kurang dari itu ya.. Pakai kertas bungkus nasi. Tapi ini beda, Makanan kelas ekonomi aja pakai styrofoam. Sampe di kamar aku mulai buka dengan membaca bismillah. Siapa tau aja beruntung dapat kepiting asam manis, lobster, cumi-cumi, bintang laut, terumbu karang dan semua jenis makanan lainnya.

Tapi ternyata di dalam situ cuma ada : Nasi (yang lembek), 2 Ikan layang kecil (yang kayaknya nggak dibumbuin tapi langsung digoreng, hambar) dan itu aja. Karena nggak mau mubazir, aku pengen mensyukuri apa yang ada. Karena hidup adalah anugrah. Aku makan, dan alhamdullillah habis dalam 30 menit. Asik. Buat makan siang & malamnya.. Aku lebih milih nggak ngambil. Jera.

Untuk itu, aku jadi beli pop mie sebanyak banyaknya saat kapal transit ke Pare Pare. karena beli pop mie di dalam kapal harganya mahal. Mungkin karena belinya di tempat yang nggak biasa. Ya, di atas air.

3 jam selanjutnya aku udah nyampe ke tujuan utama, Makassar. Yeaaaah.
Mau tau cerita selanjutnya? liat terus blog ini setiap hari. gratis!

Comments

  1. Oke. Awas aja kalo entar aku kesini tiap hari tapi engga ada postingan yg baru. Awas.

    Aku suka tulisanmu kuh, renyah banget.

    Meskipun kamu harus berjuang ngabisin nasi lembek plus ikan layang kecil tanpa bumbu selama 30 menit, seenggaknya kamu adalah penumpang ekonomi yang bisa ngerasain kamar kelas III. Itu kan engga semua orang bisa. Harusnya kamu itu...bagi bagiin tipsnya gimana -_- biar aku juga bisa nyoba

    ReplyDelete
    Replies
    1. hoho, makasih hud.
      Ya kan aku nggak bilang diupdate setiap hari, maksudnya kunjungin aja tiap hari -___-
      Jangan nak, hidup itu harus bisa survive sendiri. hahahaha

      Delete
  2. wiiih backpackeran ciyeeeeh... hahaha ngakak pas bagian kamu menjaga cuma denger musik, tapi pas giliran zaky dia malah telfonan sama pacar.. kamu harus tabah yah kuh :)))))))

    eh kukuh ga bilang sih kapalnya transit di Parepare. aku tinggalnya di Parepare kuh. bisa tak jangkaulah pelabuhannya itu.. tauk gitu tak bawaain bekal #halah #ciegitu biar cocwitt -____-


    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi kamu senang aku kayak gitu? kamu tega!!

      Loh, aku nggak tau sih. Kapalnya transit jam 2 pagi. tapi makasih ya. kamu cocwitt banget sih. #halah #ciegitu hahahaha

      Delete
  3. OK lah di tunggu ceritanya yang di Makasar.
    untung Zaky udah punya pacar, kalau belum pasti kamu udah dimodusin sama Zaky. pergi dengan keuangan seadanya benar-benar udah di niatin banget dan pop mie selalu datang di waktu yang tepat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh, gimana sih, nggak gitu juga broh -__-
      liburan itu yang penting niat sih :))

      Delete
    2. niat dan waktu yang tepat, aku udah niat tapi waktu yang gak pernah ada. jadi gak pernah kesampain liburannya,

      Delete
  4. asyik kan perjalanan naik kapal hehe.. ternyata samarinda makassar dekat yahh cuima satu hari,, saya ke papua-makassar lima hari,,, dan selama itu rasanya kayak 5 tahun hehe,, di kelas ekonomi juga,,, ohh jadi Zakynya di kelas III saya juga waqktu naik kapal sempat main selundup2 di kelas II kamarnya temen,, hmm itu pacarnya Zaky yang itu kan,, oke di tunggu cerita selanjtnya.. apalagi yang tentang kopdar itu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hah? 5 hari? emangnya jauh banget ya papua-makassar?
      penyelundupan di dalam kapal memang umum terjadi hahaha
      Okeee, ditunggu yak

      Delete
  5. asyik ya jalan2 naik kapal. ekspedisinya ke makassar? wah saya sendiri blm pernah tuh. ada pantai lovina yg trkenal di sana. next story di publish yaa ^__^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yakin lovina? bukannya pantai losari ya -___-

      Delete
  6. wiihhh keren bahasa kukuh sekarang wkwk renyah,
    langsung update kuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. aaah, kamu bisa aja dis.. makasih bro :D

      Delete
  7. Njir, asyik Kuh dibaca! suruh Zaky baca juga Kuh!

    Cukup iri karena nggak ikut sama kalian bekapalan ke Makassar waktu itu.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha kapok! makanya jangan berangkat duluan wal. padahal nge street banar..

      Delete
  8. aaaih itu ngucapin selamat tahun barunya telat banget Kuh hahahaha
    senangnya bisa ke Makassar (salah satu kota impianku)
    pelabuhannya kok kyk gitu Kuh? berjubel banyak orang duduk di lantai hohoho
    baiklah aku tunggu ceritanya, tapi intens ke pantai losari-nya ya Kuh, penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, aku tahun baruan di Pantai losari kok :D

      Delete
  9. kak, mau bikin iri ya? sukses kog T_T
    tapi percuma sih, irinya nggak jadi kalo nggak ada oleh-oleh :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. biarin, yang penting udah bikin iri sesaat :D

      Delete
  10. ciee kukuh travelling2 yah, ada duit loh kuh ?haha
    oleh-olehnya jangan lupa ya :D ahzekk

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kayaknya kalau namanya travelling lebih keren ya.. yaudah, iya. aku lalgi travelling :D

      Delete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. gue iri kuh, sumpah gue irrrii..iri sama pemandangannya yang lu suguhkan dari dek kapal itu...ini kayak kapal pesiar khan Kuh?? iya khan? *ahnggakjuga -.-

    la terus ini akhirya kamu mau menjamah kemana backpacker?? gue tunggu cerita selanjutnya yak..semoga bisa bikin gue iri lagi. jangan lupa gambarnya ditambahin kuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kapal pesiar yang ada kelas ekonomi dan kapal pesiar yang makanannya lezat.

      okee siap :)

      Delete
  13. Liburannya keren nih. Kamu berdua aja, kuh dari Samarinda ke makasar? Udah lama banget gak naik kapal, tapi bayangan makanan eneg itu gak bakalan hilang. Emang bener gak ada makanan yang enak di kapal, apalagi ekonomi, mungkin kalo kimia baru enak makanannya.

    Ini hanya yang ngarannya ngestreet banar. Bujuran!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah! tau sendiri kan bay? hahaha

      hi'ih pokonya street banar!

      Delete
  14. Seru tuh kayaknya backpaper an kiaya gitu hehehehe seru juga kayaknya leseh2an gitu di dalem kapal ya kuh! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, lesehan bisa, berdiri bisa, pakai kursi juga bisa. Bawa sendiri tapi.

      Delete
  15. harusnya ini jadi pelajaran buat elu, kapan2 kalo mau backpackeran jangan lupa bawa penggorengan, magic com, garem sama beras. Oiya pop mie-nya jangan lupa, ahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha nggak sekalian bawa TV, kulkas & kasur, bro?

      Delete
  16. gue pernah naek kapal laut pas ke Lampung doang, dan rasanya itu asik bingitttt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa apa? asik? iyasih, ada ke asikan tersendiri kalau hidup under pressure. kayak misalnya diteror sama mafia..

      Delete
  17. tulisan lo keren, kuh.. gue ga sadar udah baca habis isinya..
    ini rahasianya apa nih?? :D

    ini yang part2 udah ditulis belum.. ditunggu ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rahasianya? Cuman air putih kok..

      Iya, terimakasih telah mau menunggu hehehe

      Delete
  18. Info styrofoam itu memang benar, mengandung kalsinogen yang dapat menyebabkan kanker.
    Oleh karena itu sangat sekali membungkus makanan dengan styrofoam. Jika memang Anda adalah pengusaha makanan, sebaiknya gunakan Kemasan Makanan yang standar food grade.

    ReplyDelete
  19. Wah triknya gokil,,,, naik kapal kelas ekonomi terus tidurnya bisa di kelas III... kira - kira kalau dari kelas III bisa tidak yaw kak naik ke kelas II atau malah ke kelas I,,, hehehe,,,, terus iyaw kak setuju banget di kapal apa-apa memang mahal kalau urusan makan dan minum

    ReplyDelete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.