Pemilu dan Demokrasi di Temu Blogger

Hari ini adalah hari dimana kita memilih calon wakil kita untuk menjadi anggota legislatif. Aku yang baru bulan oktober tahun lalu 17 tahun sekarang sudah diberi kesempatan untuk turut ambil bagian dalam menentukan calon pemimpin daerahku. Walaupun sebenarnya nggak tau apa apa tentang politik. Mereka memberikan kepercayaan kepada orang yang salah.

Pada 5 April lalu Pokja-30 Gergaji Kaltim mengajak para blogger blogger untuk ketemuan. Kami para blogger akan diajak diskusi dan dinner bareng. Siapa tau terjadi cinta lokasi diantara kami. Karena aku orangnya mau mau aja kalau diundang ke acara manapun, aku iyain aja. Padahal aku sudah sadar seminggu lagi sudah UN. Siapa tau dengan ikut acara ini nilai UN ku langsung 10.

Singkat cerita, sampai disana sudah banyak Om Om yang bersiap memulai acara #TemuBlogger. Karena dirumah mati lampu, saat acara dimulai baterai HP sudah tidak memungkinkan untuk mencatat poin poin penting diacara ini, padahal kan mau digunakan buat foto foto.

Masuk ke acara utama

Acaranya bener bener serius ngebahas masalah politik. Ternyata masih banyak banget orang yang peduli dengan politik, itu juga berarti peduli dengan Indonesia. Karena aku nggak terlalu ngerti apa itu politik, maka disini aku cuma mau menyampaikan hal hal apa aja yang menyebabkan orang golput

Kesalahan teknis : Orang tipe ini sebenarnya pengen mememilih wakilnya. Tapi karena DPT juga manusia, mereka nggak sengaja melakukan kesalahan yang menyebabkan orang ini gagal memilih. DPT sebenarnya bukan manusia sih, DPT itu d p t
Individualis: Orang tipe ini biasanya punya motto hidup "Bagiku hidupku, bagimu hidupmu" dia lebih suka untuk mengerjakan hal hal yang belum terselesaikan di dunia ini daripada datang 10 menit ke TPS. Mungkin aja orang seperti ini adalah orang yang dulunya pernah dibuat sakit hati sama politik.
Apatis: Orang bertipe apatis mirip dengan individualis, cuma bedanya apatis ini memang bener bener nggak peduli aja dengan politik. Udah nggak percaya sama hal hal yang ada unsur politiknya. Mungkin dia juga nggak tau partai yang warnyanya merah apa aja. Yang dia tau warna merah itu Manchester United.
Kesaradan politik: Orang ini bukan karena dia nggak peduli dengan politik atau ideologis. Dia sadar dengan politik, tapi bingung aja mau milih yang mana. Nah, bingung kan?
Ketiduran: Orang tipe ini bisa digolongkan individualis atau apatis. Bukan karena dia nggak percaya dengan politik, orang tipe cuma ketiduran aja sampai waktu pemungutan suara selesai.

Lalu tentang masalah golput.

*UPDATE, BAGI YANG NAMANYA NGGAK TERDAFTAR TAPI SUDAH PUNYA KTP, DATANG AJA KE TPS TRUS TUNJUKKAN KTP-NYA. AKU TADI GITU KOK*

Lalu sesi sharing, kami para blogger diberi kesempatan cerita cerita tentang pemilu. Mulai dari Mba Akin, dimana di lingkungan rumahnya sudah banyak modus seperti bagi bagi jilbab yang menyelipkan foto calon legislatif sampai berupa uang dengan perjanjian hasus memilih salah satu caleg, kalau sudah menerima uang tapi ternyata nggak milih caleg tersebut, perutnya gembung (Lha, ini apa coba). Selanjutnya Ayam yang mulai dapat godaan untuk menjual suaranya dengan uang jajan kepada salah satu calon anggota legislatif. Kita liat aja beberapa minggu kedepan, kalau perut Ayam gembung itu artinya dia telah menerima uang suap dan melanggar perjanjiannya.



Hampir semua blogger yang diundang telah menyampaikan pengalaman serta opini mereka. Aku yang sebenarnya sampai sekarang nggak tau tugas anggota legislatif itu apa tetap maksa buat ikut-ikutan. Dengan berusaha nggak keliatan bego didepan orang banyak, aku cerita aja tentang kurangnya informasi tentang di lingkungan sekolahku. Tentang sekolah yang lebih mementingkan UN daripada pemilu yang berdampak untuk Indonesia 5 tahun kedepan. Padahal kan kami semua sudah memiliki hak suara. Jadi, mari hentikan UN walaupun ini sudah H-5.

Setelah diskusi bersama, lanjut ke sesi makan makan. Semuanya ditanggung Gergaji! dOrange yang merupakan cafe yang cukup premium untuk seorang pelajar yang sedang berusaha ganteng ini. Aku memesan makanan dan minum berdasarkan nama yang keliatan keren seperti, minum yang ada nama Mexico-nya. Oke, ini bukan postingan yang isinya ngereview restoran. nanti yang ada kamu tambah iri kayak postingan ini.

Oke sampai sini aja, yang terpenting adalah gunain hak suara kamu untuk Indonesia yang lebih baik. terima kasih banyak juga untuk Pokja 30 Gergaji yang udah membuat acara kayak gini. Rencananya sih ntar ada acara serupa juga. Jadi buat kamu yang tinggal di Samarinda. datang ya!

Comments

  1. Kuh baca ini http://pandji.com/siapa-yang-bodoh-sekarang/

    ReplyDelete
  2. Kuh di RT aku kacau. Banyak yg belum dapat kertas suara buat ke TPU, seperi aku dan kakaku. Sayang banget padahal ya suaraku hilang haha

    ReplyDelete
  3. wah keren nih ada temu blogger kaya gini. di kota ku, banjarmasin kayanya belum ada deh. apa karena blogger di sini emang sedikit ya?
    mestinya sosialisasi kaya gini terus dilakukan, biar informasinya merata

    ReplyDelete
  4. wah seru banget temubloggernya ngebahas masalah politik, mana ditraktir lg makannya hahaha
    keren lah itu gergajinya, ngerangkul para blogger yg rata2 anak muda biar lebih peduli sama politik di negeri kita ini~

    ReplyDelete
  5. Aaakkkk kukuh keren... baru masuk umur 17 tahun udah ikutan milih saya yang 17 tahunnya udah 4 tahun lewat... belum dpt ksmptn milih gt. Oyaaa... kereennn yaaaa aa acara temu bloggernnya... bahasannta juga menarik pas menjelang pemilu .. aplg ditraktir makan gratisss.... hehe

    ReplyDelete
  6. yee tadi aku gak golput dan aku gak termasuk tipe-tipe yang lo sebutin diatas bang horeee \o/
    eh anyway kertas daftar calegnya itu kaya koran ya, lebar :|

    ReplyDelete
  7. sekarang semua sudah berlalu, pemilu sedah berjalan..
    setidaknya postingan ini sudah cukup membantu menyadarkan para2 orang yang hendak golput.
    sekarang saatnya kita berharap bahwa ke depannya semua akan semakin baik...
    seperti misal lazio bisa juara liga italy, amiiin..

    ReplyDelete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.