#GerakanAntiBokerSembarangan


Baru baru ini organisasi sosial dunia PBB untuk anak anak, Unicef lagi bikin gerakan #TinjuTinja yang artinya meninju eek. Pasti kamu bingung, kenapa eek harus ditinju, padahal eek kan harusnya dibuang. Yah, pokoknya tulisan kali ini penuh dengan kata boker. Siap siap aja.

Sebelum kamu tambah ilfil dan pengen cepet cepet close tab, sebenarnya ini postingan yang cukup serius dan penuh dengan ilmu pengetahuan. Tapi mari kita sepakati dulu untuk mengganti nama gerakan Unicef tadi jadi #GerakanAntiBokerSembarangan karena nama #TinjuTinja terlalu sopan dan kurang menjual.

Gerakan ini adalah gerakan yang mengajak supaya masyarakat nggak boker sembarangan. Simple keliatannya tapi perlu banget di sosialisasikan, karena boker sembarangan ternyata punya dampak yang mengerikan buat lingkungan sekitar dan juga umat manusia di dunia.

Jadi maksudnya boker sembarangan ini adalah boker di tempat tempat yang seharusnya bukan untuk dibokerin. Contohnya aja di pinggir sungai, boker. Di pegunungan, boker. Di matahari, boker. Di ramayana, boker. Bahkan kalau kamu boker di jamban juga termasuk boker sembarangan loh.

Makanya dipostingan ini, aku mau ngasih tau kenapa kita harus ngasih tau banyak orang supaya nggak boker sembarangan lagi. Inilah alasannya.

Ada 55 juta orang Indonesia yang sampai sekarang masih boker sembarangan. 

Survey terpenting abad ini. Negara kita cuman kalah dengan India kalau masalah banyak banyakan jumlah boker sembarangan di dunia. Bukan tentang siapa yang juara satu, tapi ini tentang caranya membasmi tai tai tak bertuan yang sering larut di pinggiran sungai.



Dari 241.452.952 orang penduduk Indonesia, masih ada 55.000.000 orang yang masih suka boker sembarangan. Artinya dari setiap 10 orang di negeri kita tercinta ini, pasti ada aja 4 orang yang masih boker sembarangan. Banyak ya, makanya kita perlu #GerakanAntiBokerSembarangan.

Yang terjadi kalau 55 juta orang itu masih boker sembarangan.

Kalau ini terus terusan terjadi, pastinya air makin tercemar. Buat yang belum tau, 15% air di Indonesia sudah nggak layak buat dikonsumsi. Kalau udah gini, anak anak yang sering berenang di sungai adalah yang paling kena akibatnya. Mereka pasti gampang sakit, terutama diare. Serius, ada 1.400 anak anak per hari yang meninggal akibat diare gara gara boker sembarangan. Kasian kan.

Penyebab orang boker sembarangan

Penyebabnya banyak banget, salah satunya karena 40% penduduk Indonesia nggak punya toilet yang memadai. Selain itu, warga juga banyak yang belum tau dampak dari boker sembarangan. Padahal kalau kita mencuci tangan aja sudah mengurangi kemungkinan diare sampai dengan 47% loh. Makanya, biasain buat cuci tangan pakai sabun sebelum makan dan habis boker.

Unicef pernah mewawancarai orang di pedesaan Indonesia timur, hasilnya cuman 50% dari mereka yang mencuci tangan pakai air bersih setelah mereka boker, kalau yang cuci tangan pakai sabun setelah boker bahkan lebih menyedihkan lagi, cuman 28%. Menurut Unicef juga, penyebabnya karena 75% dari mereka sudah merasa tangannya bersih.

Mereka nggak bisa disalahkan juga, karena fasilitasnya nggak mendukung dan kebanyakan dari mereka masih belum tau akibatnya. Seorang ibu ibu di NTT pernah bilang

"Saya tidak akan membiarkan anak anak saya mencuci tangannya kecuali kami memiliki air yang melimpah, karena mendapatkan air sangat sulit dan prioritas kami adalah untuk minum dan memasak." 

Kalau udah gini sih, kasian juga. Ini bukan tentang kita sama sama orang Indonesia lagi, tapi tentang kepedulian sesama manusia.

Terus kita harus ngapain?

Sebenarnya, fasilitas pembuangan di Indonesia sudah mengalami kemajuan pesat dari yang tadinya 40% menjadi 60% dalam 6 tahun. Cuman ya masih banyak aja orang yang tetap boker sembarangan. Cara paling mudah untuk membasmi ini adalah bikin #GerakanAntiBokerSembarangan, kita perlu menyebarkan fakta fakta tadi ke teman teman semua. Supaya nggak ada lagi korban jiwa karena orang yang boker sembarangan.

Buat kamu yang tertarik dukung, caranya gampang banget. Kamu tinggal share, tweet dukungan kamu di sosial media atau kamu boleh juga kasih tau aja artikel ini ke teman teman kamu. Tujuannya supaya makin banyak orang yang sadar kalau boker sembarangan itu nggak baik. Yuk langsung di share. Klik aja halaman http://www.tinjutinja.com/unicef/action

Nggak nyangka, di tulisan ini aku keliatan cerdas ya..

Sumber data: tinjutinja.com, id.wikipedia.org

Comments

  1. Jadi kita mesti ngetweet #GerakanAntiBokerSembarangan.. kupikir mesti bangun wc satu-satu gitu
    Tapi caranya bagus juga.. kadang suka miris gitu kan pernah perjalanan naik bis terus liat dari jendela ada orang yang boker di sungai padahal itu di tulungagung, di pulau jawa..

    salam kenal ya..

    ReplyDelete
  2. baru tau kalau ada acara kek gini..

    meski sepertinya terlihat sepele...
    tapi sebenarnya memang penting banget..

    Rasulullah pernah bersabda bahwa ada salah satu orang yang disiksa di kuburnya karena tidak bersih ketika "cawik" atau cebok....
    saya baru tau ada even seperti ini
    dan luar biasa..


    sepertinya kita juga meski mengautkan persaudaraan dan memikirkan bagaimana saudara kita yang kesulitan air itu tetaop tertasarufi air bersih

    ReplyDelete
  3. Gue baru tau ada gerakan seperti ini. Semoga bisa terealisasikan, ya.

    Entar kalo ada tinja, gue tinju, ahhh.. :D

    Dari sudut pandang pendidikan, gue setuju banget tentang pengetahuan yang lu udah kasi ini, karena memang masih banyak yang melakukan boker sembarangan. Bahkan meraka tidak tau apa akibat dari kelakukan mereka.

    Gue miris waktu KKN kemaren, WC Ngapung coy... Hahh, itulah ketidak tahuan mereka akan pentingnya boker pada tempatnya. Jangan sampah doang yang pada tempatnya, boker juga. -_-

    Akhir kata, salam boker. :)

    ReplyDelete
  4. ini artikel penelitianya tajam banget,pengen diabaikan tapi ini artikel penting juga demi kebaikan. :D

    ReplyDelete
  5. wahh, postingannya bagus. teruskan bro, kayanya ini pertama kalinya aku mampir keblogmu salam kenal..
    (Basa-basi orang males baca)

    haha, enggak ko aku mah udah baca.. sebagai orang indonesia yang rumahnya dekat perairan susu coklat aku mau bilang

    ayo kita #tinjuTinja! kalo ada tinja ayo kita tinju..!
    bayangin deh ada "pisang" hasil orang berak terus kita tinju, pasti "pisang" nya bakalan mbelecit kemana-mana terus tangan kita dipenuhi dengan "Pisang Benyek"

    oke. aku salah fokus..

    ReplyDelete
  6. Halo Kuh, long time no coment disini lagii yaa hehe.

    gue juga pernah lihat vlog dari Bayu Skak, disitu juga dia menjelaskan gerakan tinju tinja ini.
    yaa sebenernya prihatin juga sih, karena hampir seperempat rakyat Indonesia masih tidak mendapatkan fasilitas yang memadai untuk BAB. jadi, mereka terpaksa untuk BAB di sungai.

    gue juga pernah lewat di sungai atau kalo bahasa jawa namanya kali, itu banyak sekali orang-orang tua yang masih BAB di sungai. bahkan mereka pun juga mencuci baju di sungai tersebut. gue gabisa bayangkan bagaimana air cuciannya tersebut bisa tercampur dengan zat-zat dari tai mereka. astaghfirullah.

    yaa, semoga saja mereka cepet sadara yaa bahaya akan BAB sembarangan. khususnya bagi rakyat Indonesia pinggiran.o

    ReplyDelete
  7. Gerakan ini kayanya sebelumnya gue udah tau deh, awal mulanya gue tau dari sebuah iklan yang kata-katanya begini, "Kita berbagi masalah, kita juga harus berbagi solusi. Padahal saya yakin..." Bener nggak sih?

    Gue setuju banget sama gerakan ini. Saat ini udah 15% air indonesia nggak layak konsumsi. Kalo kebiasaan boker sembarangan dibiarkan terus menerus, bisa-bisa nanti 50% air indonesia nggak layak konsumsi atau bahkan 100%!! Gue nggak bisa ngebayangin seandainya nasib anak cucu kita nanti, bakalan mandi, minum, dan cuci tangan dari air bekas boker kita ...

    Ayo dukung gerakan ini!!

    ReplyDelete
  8. Wih, hal kecil tapi masalah yang serius. Gue baru tau kalo boker sembarangan bisa segitunya, padahal 'tai' hanya berbentuk benda padat yang sedikit lembek dan berbau. Tapi gue dukung dah!

    ReplyDelete
  9. Mantep Kuh... ternyata lo cowok yang peduli sama lubang pantat masyarakat Indonesia... emang sih yang namanya boker sembarangan itu bikin rusuh.. tapi ya emang ada penyebabnya, kalo mereka punya toilet, gak mungkin juga kan mereka masih aja boker sembarangan...

    semoga banyak yang mendukung.... ini gerakan keren!

    ReplyDelete
  10. Ih gua kira becanda nin tulisan, ternyata beneran.

    Banyak juga angka boker semabarangan warga di Indonesia. Dan gak kebayang juga berapa banyak banyak penyakit yang disebabkannya

    ReplyDelete
  11. ikut nambahin:
    kebanyakan orang indonesia yg suka boker sembarangan itu di daerah statsiun bro, gk percaya? coba ajah jalan" kestasiun bagian sudut"nya *pengalaman* penyebab orang indonesia boker sembarangan itu cuma satu "Simple" cebok cuma butuh batu segenggaman tangan *pengalaman bokap*. Gue juga heran, knp bokap gue juga ikut"an ya! hehe :D

    Salam kenal :3

    ReplyDelete
  12. bener harus dibangun Indonesia yang bersih dan bermartabat...hihihi

    ReplyDelete
  13. Wah kuh tumben kamu serius kuuuuh...tapi ini emang pnting bingitt..dari tinja yg sembarangan, misal di sungai ada, pinggir jalan ada, matahari ada, indomaret ada..itu khan najong. Ini tinja apa indomie kok dimana mana ada. Oke nggak lucu. Tapi walo di daerah gue udah nggak ada yg buang hajat sembarang tempat, tpi di daerah yg lbh terpencil msh ada, kebanyakan emng di d sungai..pdahal sungai ujung sna buat eek, sungai sebelah sini buat mandi. Khan geli kalo abis mandi badannya jdk luluran kuning2, jdi hrus tinjutinja..sanitasi oke, kesehatan juga pasti oke. Semkga ke depannya Indonesia bksa lebih bersihhh

    ReplyDelete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.