Ngapain masuk BEMKM?


Ada dua kalimat yang sering aku dengar akhir akhir ini. Pertama, "Cieee anak BEM!" dan yang kedua "Ngapain masuk BEM?". Semuanya aku jawab dengan jawaban yang sama. Pertama, "Hehehehe" dan yang kedua "Ikut ikutan." Ya, dari dulu aku memang nggak kreatif dalam memberikan jawaban.

Semuanya diawali dari hari pertama masuk Universitas. Saat itu ada percepatan adaptasi mahasiswa baru (PAMB) di Gedung 27 September. Aku duduk bersebelahan dengan seorang teman SMP yang sudah lama nggak ketemu karena kami sudah beda sekolah saat SMK. Dia memilih sekolah di SMA dekat rumah sementara aku memilih sekolah di SMK7 yang jarak tempuhnya setara dengan Hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Kali ini aku dan dia kembali bersama di program studi Ilmu Komunikasi. Padahal kami nggak pernah janjian sebelumnya. Semoga pepatah yang bilang "Jodoh nggak lari kemana" benar benar nggak ada. Bukannya jual mahal, tapi karena dia cowok. Kali ini kami duduk bersebelahan untuk mendengarkan sambutan rektor sampai parade UKM, ikatan mahasiswa dan BEM yang ada di Universitas terbesar di pulau Kalimantan. Begini suasananya.




Dari sana kami menyaksikan pidato dari Haerdy, presiden BEMKM Unmul 2014. Dia berpidato didepan 6000 mahasiswa baru yang memakai almamater kebesaran. Di panggung itu dia benar benar menjadi pusat perhatian. Dari pemilihan kata dan hal yang disampaikannya terlihat jelas kalau dia memiliki semangat untuk memajukan Universitas. Padahal, nggak sedikit dari kami yang masuk kampus ini karena nggak lolos seleksi Universitas terkemuka di pulau Jawa.

"Kerennya orang ini eh. Gimana kalau kita masuk BEMKM juga Kuh?" 

Dengan mantap aku menjawab "Oke!". Padahal saat itu kami berdua juga nggak tau apa kepanjangan dari BEMKM dan nggak tau apa aja kerjaan anak BEM setiap harinya. Tapi yang kami tau, masuk BEM pasti terlihat keren.

--

Berbulan-bulan setelah rencana masuk BEMKM, teman SMP kembali chat di Facebook.

"Kuh, aku sudah daftar ini. Kamu sudah daftar belum? Malam ini terakhir."
"Hah, iya kah? Online kan daftarnya? Tunggu sebentar aku daftar juga."

Singkat cerita, setelah proses wawancara aku masuk di biro media informasi kreatif (selanjutnya disingkat Meditif) sementara dia masuk di kementrian sosial budaya dan olahraga. Padahal dari yang aku tau dia cuman olahraga setahun dua kali, saat idul fitri dan hari natal. Itu juga saat jalan marathon untuk mencari angpau.

Leadership camp 1 dilewatkan dengan begitu saja, karena masing masing punya urusan yang nggak bisa ditinggal. Nggak papa, masih ada kesempatan terakhir untuk mengikuti Leadership camp 2. Ini adalah tahap terakhir masuk BEM setelah pendaftaran dan wawancara. Dia kembali nggak ikut karena urusan keluarga. Sementara Leadership camp 2 aku ikuti dengan cukup absurd (bisa kamu baca disini). Dia dicoret dari daftar dan aku yang awalnya cuman ikut ikutan berhasil lolos jadi anak BEM.

--

Rapat pertama biro Meditif, kami disuruh ngasih hasil karya untuk menunjukkan keahlian masing masing. Karena nggak mau repot, aku cuman print postingan gerakan anti boker sembarangan dan postingan samarinda city run sebagai contoh tulisan gerakan sosial dan tulisan peliputan acara. Hasilnya, mereka ketawa baca tulisanku dan beberapa hari kemudian, secara gaib blogku ramai dikunjungi. Promosi berkedok setor karya berhasil.

Sampai rapat ketiga untuk pembagian tugas, secara nggak terduga aku dapat 2 program kerja rutin untuk setahun kedepan.

Penanggung jawab sosial media dan admin Twitter
Aku yang kalau di twitter cuman ngetweet sembarangan dan nggak berisi malah ditunjuk jadi penganggung jawab sosial media BEMKM. Selain itu aku juga jadi admin dari Twitter BEMKM yang followersnya 3000 orang lebih. Jadi kalau kamu ngeliat tweet akun BEM yang kurang bermutu dan kadang menyesatkan, dapat dipastikan kalau aku yang ngetweet.

Anggota tim penulis
Setiap BEM punya acara pasti akan didokumentasikan lewat foto dan tulisan. Aku kebagian jadi satu dari dua orang tim penulis yang ditunjuk. Padahal seperti yang kamu tau, aku nggak pernah jago buat nulis sesuai kode etik jurnalistik dan menggunakan teknik 5W+1H. Aku sudah terbiasa untuk nulis cemen kayak gini. Entahlah apa yang terjadi selanjutnya.

Jadi itulah kerjaanku di BEM sampai kabinet Inisiator berkarya selesai di Desember 2015. Harapannya aku bisa membagi waktu dengan bijak dan otak ini tidak meledak. Karena selain di BEM aku juga punya tanggung jawab lain seperti kuliah, siaran dan nulis di blog ini. Dengan masuk organisasi, pastinya makin banyak cerita yang bisa kutulis buat blog ini. Tungguin aja.

Comments

  1. Sukses ya bemkm nya

    Kan lumayan tuh ikut bem buat nambah viewer blog. Hehe..

    Kegiatannya kayak gak jauh beda dari jurnalistik gitu ya, bikin buku, tulisan. Semangat ya. Aku tunggu cerita lainnya

    ReplyDelete
  2. aku cukup aktif di HMJ, tapi nggak ikutan BEMKM, asiknya ikut organisasi ya bisa nambah pengalaman sama nambah teme, atau mungkin bisa ketemu jodoh disana hehehe,

    Semngat ya buat organisasi, semoga kamu bisa jadi mahasiswa yang ikut aktif dalam memajukan bangsa :D

    ReplyDelete
  3. Sibuk ya... pinter pinter nempatin waktu kuh.. dan jangan lupa di service itu otak biar ga meledak wkwk =D

    ReplyDelete
  4. wah hebat euy bisa masuk BEM,udah gitu dapet 3 tanggungjawab penuh lagi, semoga amanah yang diberikan bisa dilaksanakan dan dijalan dengan baik ya. Sukses ya di BEMnya.

    ReplyDelete
  5. Umm, sebenernya gak enak juga waktu tau kamu nggak lolos ke Unpad. Seenggaknya kan nanti kita bisa kopdar ya Kuh? Tapi selamat kamu udah sibuk jadi anak BEM di Unmul loh ya. Meskipun ditunjuk secara tiba-tiba tapi bertanggung jawab lah sama tugas kamu. Semoga lancar terus dan sukses!

    Iya, udah nggak diragukan lagi anak BEM pasti sibuk. Apalagi kalo lagi ada event besar-besaran. Yang penting bagi-bagi waktu aja, biar blognya juga nggak terlantar ya :D

    ReplyDelete
  6. bahaya, anak BEM cuy, jgn terlalu dinikmatin kuh, jadi anak BEM itu cumn ada 2 kemungkinan. kalo gak populer bgt terus cepet lulus. atau tidak ada yg tau siapa dia dan lulusnya cukup memakan waktu. pilihan ada di tangan.....syekh puji, wasalam.

    hahah berzanda...

    ReplyDelete
  7. Ciye anak BEM.

    By the way, bener sih yang dibilang di atas gue. Semangat aja lah ya!. Mangat!

    ReplyDelete
  8. wih keren ikutan BEMKM,sukses ya buat BEM nya :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.