Final liga champions dan berkahnya


Kalau mau nonton bola, usahakan selalu bareng komunitas karena disana ada banyak fans fanatik yang siap teriak teriak demi mendukung timnya di layar proyektor. Sebenarnya pemain juga nggak bakalan dengar sih, nggak jelas juga mau semangatin siapa. Tapi biar gimanapun, teriakan suporter saat tim favorit mencetak gol juga punya kebahagiaan tersendiri bagi fansnya. Walaupun tidak bagi lawannya, apalagi bagi fans tim yang nggak ikut liga champions.

Pukul 1 dini hari, aku sudah mendengar suara mesin motor diluar pagar. Itu pasti suara motornya Valentino Rossi. Tapi nggak mungkin, soalnya Rosi lagi sibuk shooting iklan motor sama Komeng. Menebak nebak siapa yang datang sampai ada chat masuk ke dalam hp. "Woy, keluar!". Kulihat namanya, Wahid Tawaqal. Padahal awalnya aku sudah berharap banget yang kirim pesan tadi adalah Stefanie Scott. Tapi nggak mungkin juga. Aku tau kalau jam segini dia lagi kesurupan setan Insidious.

Aku melapisi jersey timnas Indonesia dengan jaket yang tebal untuk meredam dingin. Memakai sepatu dan keluar lewat pintu garasi. Sementara di atas motor sudah ada Wawal yang memakai jaket yang lebih tipis. Sudah bisa ditebak kalau didalamnya adalah jersey FC Barcelona, tim yang dijagokannya sejak pertama kali nonton One Stop Football.
---

Nggak ada lagi kursi yang kosong saat kami datang. Semua sudah terisi dengan kubu Indobarca (Fans Barcelona) dan JCI (Komunitas fans Juventus). Aku dan Onel yang baru datang memilih nggak berada di keduanya karena pagi ini kami memilih netral, yang kami mau adalah pertandingan berakhir dengan adu penalty sampai kiamat. Sementara Wawal yang harusnya dukung Barcelona juga berdiri di samping kiriku. Kami siap menonton pertandingan, di tengah tengah fans Barcelona dan Juventus.

Pertandingan dimulai. Seluruh penonton tegang dengan pertandingan final ini. Biasanya orang kayak gini adalah mereka yang ikut judi bola tapi kalau kalah harus jual rumah. Baru empat menit, gol pertama tercipta lewat kaki Ivan Rakitic, komunitas Indobarca bersorak sorak, Flare berwarna merah menerangi seluruh ruangan terbuka itu. Wawal teriak kegirangan, sementara aku dan Onel diam karena tim favorit nggak ada dalam pertandingan. Barcelona unggul 1-0 sampai jeda babak pertama.
Tenang, ini bukan kebakaran.
Saat babak kedua dimulai, fans Barcelona masih bisa tersenyum bahagia. Nggak ada peduli dengan hujan rintik rintik yang mulai jatuh ke tanah. Penonton lebih peduli saat gol balasan dari Alvaro Morata yang menyamakan kedudukan. Fans Juventus yang dari tadi diam sekarang bersuara dan teriak teriak, menyanyikan lagu berbahasa Italia.

Hujan yang awalnya turun kecil kecil mulai cari perhatian dengan turun lebih deras. Tempat nonton bareng yang kondisinya outdoor nggak bisa langsung dibangun rumah supaya jadi indoor. Penonton yang awalnya duduk santai harus berlarian ke tempat yang lebih teduh, beberapa yang pintar membalik kursi plastik dan menjadikannya sebagai payung. Sementara proyektor yang ditaruh 5 meter didepan LCD dengan cepat dilindungi kresek dan karton aqua.

Hujan yang semakin deras membuat kresek dan karton menjadi nggak berguna lagi. Panitia mau nggak mau harus tetap menyalakan proyektor sampai pertandingan selesai kalau nggak mau tokonya dibakar.

Proyektor makin basah dan warna yang dihasilkan sudah mulai kabur. Mas mas panitia masih setia berdiri disampingnya, nggak peduli dengan kemeja biru yang dipakainya telah basah kuyub. Memperhatikan pertandingan walaupun lebih sering menoleh ke arah proyektor, Mungkin ada tangisan yang mengalir di pipinya, tapi tersamarkan oleh air hujan. Mungkin juga setelah ini dia berfikir untuk membatalkan rencana pulang kampung saat lebaran. Yang sabar ya, mz.

Peluit tanda berakhir pertandingan dibunyikan. Skor akhir adalah 3-1 yang artinya Barcelona menjadi raja di eropa tahun ini. Seluruh fans Barca gembira dan flare kembali dibakar untuk selebrasi kemenangan. Sekali lagi, itu bukan kebakaran.

Waktu menunjukkan pukul 4.30 waktu Indonesia bagian tengah. Onel pamit pulang duluan dan aku bersama Wawal yang kelaparan tetap cari makan. Dengan yakin, kami berhenti di salah satu warung nasi kuning, salah satu kuliner andalan warga Samarinda.

Adzan subuh memang belum berkumandang, tapi warung yang kami masuki sudah cukup ramai dengan pengunjung. Didalamnya sudah ada sekumpulan mas mas bertubuh tegap, besar dan kulitnya cokelat sedikit retak retak, mirip manusia batu di Fantastic four.

Mereka langsung menatap kami, hawa hawanya sudah nggak enak. Kami yang kurus kering ini pasti patah tulang kalau tiba tiba diajak main panco. Ngeliat Wawal yang pakai jersey, Mereka berbisik

"Fans barca ya." tanpa senyum dengan tatapan yang tajam.

Ada intimidasi saat mereka berbisik, Wawal yang dari nonton bareng semangat teriak teriak sekarang mendadak pendiam. Sepanjang kami makan, nggak ada obrolan yang terlalu keras karena takut mengganggu. Mas mas yang berada tepat di samping kananku, beberapa kali menatap ke arah kami berdua, horror juga.

Sepanjang makan cuman terjadi awkward silent, hanya suara hujan yang membuat ruangan ini nggak hening. Mereka nggak ada bicara satu sama lain dan aku juga nggak ngobrol karena takut kena tinju. Situasi begini terus sampai nasi kuning yang kumakan mulai habis. Beberapa lama kemudian, Mereka berdiri.

"Bu, semuanya berapa?". Aku gembira, akhirnya sekumpulan mas mas kulit retak ini pulang juga. Belum sempat kesenangan, orang tadi melanjutkan kalimatnya ke ibu penjual nasi kuning. "Sekalian ini berdua".

Aku kaget, kami yang belum pernah kenal sebelumnya sudah di traktir makan. Tatapan yang sinis itu ternyata nggak bermaksud jahat, mereka baik. Seperti singa berhati putri Elsa. Setelah mengucap terima kasih banyak, dia kembali bilang.

"Nggak papa, kita sama sama fans Barca." Lalu mengajak Wawal kompak. Singkat, tapi bisa menjelaskan semuanya. Sepertinya kumpulan mas mas ini adalah orang orang yang termasuk dalam euforia FC Barcelona treble winner.

Kami nggak nyangka endingnya bisa kayak begini. Aku pulang dengan senang, walaupun memang mata lelah karena begadang. Hujan membasahi jaket yang ku pakai. Seharian nanti, mungkin tidur adalah hal yang paling nikmat.

Kesalahan hari ini: Aku terlalu cepat menilai seseorang.

Comments

  1. bdw aku bener2 ga ngerti bola. tapi selaamaattt ya...udah ditraktir makan nasi kuning sama orang ga dikenal. semoga keberuntangannya nular ke saya. kali aja besok ada nraktir saya es lilin *plak

    sama itu...
    deskripsi blog nya udah bikin ngakak duluan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoii, makanya lain kali, kalau mau cari makan itu cari yang bertubuh atletis, siapa tau aja kan orangnya sama terus dibayarin.

      Delete
  2. Anjirrr, harusnya mah wawal aja yg dibayarin, lo nggak usah kuhhh. Oiyaaaa btw selamat ya denger2 musim depan mu kebagian kuota buat main di CL walaupun harus lewat knock out dulu ya, gpp lahh kuhhh, biasa kalau tim lem..... Ahh udahalahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yam, kebagian tiket liga champions nih! Musim depan Manchester United juara pokoknya..

      Delete
  3. Seru ya kalau nonton bola rame-rame

    ReplyDelete
  4. Asyiknya trakir-traktir. :D Lagi-lagi sepak bola :') Ini menyiksakuhhh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asik.

      Nah, kalau bingung mau dukung apa, tipsnya adalah cari tim yang paling banyak juara liga Inggris. Itu yang di dukung..

      Delete
  5. yang ini gue semangat bacanya, secara ceritanya berisi tim faforit gue, gue kemaren juga nobar di daerah gue. uforia nya nggak kaya diatas sih sampe bakar-bakar. tapi teriakan-teriakan goalnya itu kenceng banget, padahal cuman gue yang teriak ketika rakitic, suarez dan neymar mencetak goal wkwk.
    gue kemaren nontonnya juga sama temen gue yang bukan fans barca. yang 1 fans mu tapi dukung barca di final , yang 1 fans PSG dan pastinya dia nyumpah-nyumpahin barca kalah, dan yang satunya lagi gue nggak tau dia fans apa'an :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi suaramu lebih keras dibandingkan suara Indobarca & JCI Samarinda? Hebat bangeet.

      Delete
  6. Coba kalo Barca kalah, paling bayar sendiri-sendiri tuh haha

    ReplyDelete
  7. gue taruhan sih, tapi ngga sampe jual rumah, alhamdulilah :((
    sepak bola itu indah ya...

    ReplyDelete
  8. itu dah kayak kebakaran aja terang banget

    btw, enak ya dibayarin makan
    jadi mau juga dapet yang kayak gitu

    ReplyDelete
  9. sebagai fans chelsea, gue cukup iri dan salut sama treble winner nya barca. soalnya, gue masih nggak bisa move on dari kejadian barca - chelsea di tahun 2009. dimana wasitnya mihak banget, sampe2 drogba marah besar. tapi, ya.. selamat lah title nya. gue juga nonton itu match. tapi, gue sendiri nontonnya, dan gue menjagokan juve waktu itu :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wasit Tom botak ya? hahahah kasian banget sih itu. Entah kemana dia. Mungkinkah dia sekarang jadi Tom gondrong?

      Nggak ada yang tau.

      Delete
  10. paragraf pertama, kalimat terakhir bikin gue agak sedikit tersungging. if you know laaah :v

    Btw, MU bersiap2 nunggu musim depan :) hehehe

    ReplyDelete
  11. Ini tim gueeeee ni. Wahahahahahahaa. Gue juga taruhan sih. Tapi cuma 50 ribu aja. Gue taruhan bukan karena gue suka judi, tapi karena gue kesal sama teman gue yang ngepens banget sama jupe, terus mengolok-olokan tim gue. Tapi uangya nggak gue beli makanan kok. Gue beli kuota internet, untuk beweh ke blog lo subuh ini. Hahahaha. Barca, Barca, Barca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astagfirullah, kan ini sudah bulan puasa :(

      Delete
  12. Asik, dapat traktiran, tapi yang nraktirnya manusia batu dari fantastic 4, kok bisa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena kamu nggak jeli baca postingan ini.

      Delete
  13. pengalaman yang menarik, kalo gua dulu suka sama Chelsea, tapi sekarang udah mulai
    suka sama Real Madrid. Absurd tulisannya, gua belum pernah nobar, kayaknya seru
    sekali. Pasti heboh banget tuh waktu gol, untung Barca yang menang, coba Juventus, kan
    nanti nggak dapet traktiran. Betul sekali, jangan terlalu cepat menilai orang dan jangan
    menilai orang hanya dari penampilannya saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, salah banget sih. Makanya kita harus khusnuzon. Namanya juga hidup. kadang yang keliatan ngeri jadi enak. Durian contohnya.

      Marilah berbuka dengan durian.

      Delete
  14. nonton bola bareng pacar kaya nya asik yah, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada yang nonton bareng pacar, mba.

      JUALAN OBAT AJA TERUS!

      Delete
  15. Wkwkwk... iya bro, jangan terlalu cepat menilai orang... walaupun dia badannya gede, mukanya serem kek preman tp bisa jadi hatinya mulia, iya kan? coba temen bro pake baju juventus, pasti dah abis... (hehe... becanda) wah, berkah tersendiri tu ya... enak banget kan, kalo makan dibayarin... kalo tau gitu pesen yang banyak dah biar kenyang ampe siang, peace :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Temen bro itu gimana sih -___-

      Sesungguhnya yang berlebihan itu tidak baik anak muda.

      Delete
  16. Nobar final menonton club favorite kita bertanding terus menang dan jadi juara itu rasannya seneng banget bro, yang tadi sedih karena masih terus-terus jomblo mendadak menjadi bahagia kegirangan rasanya kaya barusan ditembak sama Stefanie Scot terus jadi pacar dia. hahaha

    gue kira sekolompok orang berbadan besar itu dengan tatapan sinis adalah para fansnya juvetus, eh gak taunya fansnya barca juga, udah gitu dikasih gratisan nasi kuning lagi. wah mantap tuh maknyos. hehehe

    Visca Barca !

    ReplyDelete
  17. Walaupun gak ngerti bola, tapi asik juga baca ceritanya, bikin ngakak! Wkwk.. Seru banget bisa nobar bareng-bareng gitu, pake ada acara bakar-bakaran pula, ampe skrg jg gak ngerti sih itu pada ngebakar apaan.__. Mudah2an sih bukan bakar rumah orang ya? Hahaa

    Bener tuh, kadang kita jg gakbisa menilai org dri penampilannya aja, aku jg suka begitu klo ngeliat orang yg tampangnya horror banget jd mengkeret sendiri, padahal mah aslinya dia org yg baik. Hmm...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih sudah baca Lulu :D

      mengkeret apa yak ._.

      Delete
  18. Selamat buat Barcelona! Yeeeee meskipun nggak ngerti bola, ye ye aja. Nyenengin para fansnya Barcelona hahaha.

    Begitu baca tentang si mas-mas itu, ntah kenapa aku merinding duluan Kuh. Kamu ceritanya enak, jadi aku bisa ngebayangin gimana kamu tegang karena ditanya sinis sama si mas-masnya. Tapi begitu doi mau bayar dan nraktir kalian, aku malah jadi ketawa :D habisnya kamu udah sotoy deh bikin pembaca ikutan sotoy juga.

    Semoga rezeki doi dimudahkan deh udah traktir kalian berdua :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah iya nih kak Dwi, aku salah menduga :(

      Amin amin..

      Delete
  19. Nonton bareng itu emang syaduh banget. Apalagi kalau teriak teriak nyanyi chant buat tim kesayangan, walaupun kita tau mau kita nyanyi sampai Imam Mahdi keluar pun suara kita nggak bakal nyampai. Ya gitulah fans layar kaca. Tapi tetep aja syahdu suasananya.

    Kemarin aku nggak nonton finalnya. Nggak suka kedua klub itu juga. Nggak tau kenapa kalo buka LFC rasanya males buat nonton bola.

    Tapi untunglah ditraktir. Kirain orang yang badannya kayak manusia batu itu fan Juve yang sakit hati. Dan mau mukulin kalian setelah makan. Itu kan kejam banget ya, Masih mending kalo mukulinnya sehabis kalian minum, kan enggak seret.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, syahdu.

      LFC masuk liga champions aja enggak kok. Gimana mau masuk final. hahahah

      Musim depan nggak masuk juga ya? :p

      Delete
  20. Yoiii barca menang broo!!
    Mungkin orang itu punya nazar kali, kalo barca menang akan traktir fans barca lainnya. Mungkin..

    Emang dah, rejeki gak kemana broo. :D

    ReplyDelete
  21. Wah kedengarannya seru, walaupun saya tidak terlalu mengerti tentang bola dan belum pernah merasakan yang namanya nobar tapi dari postingannya kedengarannya menyenangkan.

    Kayakya ini bisa menjadi salah satu pengalaman yang tidak dilupakan. Pertama, bisa nonton bareng sama teman, kedua sementara seru2nya nonton eh malah hujan, ketiga pas di tempat makan ketemu dengan mas2 fantastic four dan yang ke empat eh ternyata si mas fantastic four malah traktir makan, ha..ha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ha.. ha...

      Iya broh, menyenangkan sekalii ha.. ha..

      Peace yaaak hahahah

      Delete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.