Nonton bioskop sendirian


Oke, judulnya memang sudah cukup bikin sedih.

Nggak tahu apa alasannya, nonton bioskop sendirian di republik ini memang sudah jadi semacam aib. Kesannya pasti nggak jauh dari kesepian, nggak punya teman, menyedihkan. Makanya seumur hidup, aku punya rekor nggak pernah nonton bioskop sendirian. Rekor yang memang nggak mungkin masuk guinness world record juga sih, tapi aku tetap bangga. Aku nggak pernah nonton sendirian walaupun kata orang kesenangan bisa dinikmati dari kesendirian, karena menurutku bersenang senang itu nggak asik kalau dinimkati sendirian. Tapi pada akhirnya rekor nggak penting itu pecah juga semenjak 2 minggu yang lalu.

Belakangan aku sadar, kalau untuk film box office yang bener bener hits semacam Hunger Games aku memang selalu bisa dapat teman nonton dengan mudah, tapi sudah banyak juga film yang sebenarnya pengen kutonton di bioskop tapi akhirnya nggak jadi karena nggak punya teman yang mau diajak dan bayar tiket sendiri. Rata rata dari mereka selalu menolak dengan alasan yang sama.

“Ah males, paling sebentar lagi ada di Ganool.”

Gara-gara sebentar lagi ada di Ganool, film film bagus kayak Everest, Inside Out, Paper Towns akhirnya nggak jadi ditonton di bioskop dan menunggu beberapa bulan sampai Ganool mengeluarkan versi Bluray 720p. Karena aku nggak mau tahun ini sama kayak tahun kemaren, aku punya rencana yang mungkin agak aneh buatku sendiri: tetap nonton walaupun sendirian.

Pilihannya jatuh kepada film Ngenest. Sebenarnya aku nggak terlalu fanatik dengan film Indonesia, tapi dari trailer yang kutonton, soundtrack yang dipakai, tweet masyarakat Twitter dan beberapa review bilang kalau filmnya bagus banget. Aku juga tambah penasaran begitu ngeliat tweet Wawal bilang filmnya bagus banget. 



Setelah kutanya, ternyata dia sudah nonton filmnya (((sendirian))). Emang agak sedih sih ngeliat kenyataan itu, Wawal memang sudah terbiasa sendiri. Sebagai teman sebenarnya aku pengen carikan dia pacar. Yuk buat yang mau kenal Wawal bisa mention twitternya atau kirim private message ke aku. Katanya dia nggak pilih pilih kok, yang penting mau aja. Sikat, girls.

Sebelumnya aku sudah ngajak berbagai macam orang dari lingkaran pertemanan yang berbeda beda. Bukannya mau diajak, tapi rata-rata bilang kalau film Indonesia palingan sebentar aja muncul di SCTV. Jadi yaudah lah ya, mungkin ini saatnya aku nonton sendirian. Kalau dulu aku berani datang ke kondangan tanpa diundang, masa nonton bioskop sendirian aja nggak berani.

----

Aku sengaja berangkat dari rumah agak terlambat. Dengan ragu aku starter mesin motor. Sebelum memasukkan gigi pertama, rasanya sudah ada suara mba mba XXI yang bilang “Sendirian aja mas? Kasian. Saya mau kasih tau aja, tadi yang pesan tiket semuanya berpasangan loh mas. Yakin mau nonton sendirian? Oh iya, sekarang ada aplikasi Bee Talk tuh. Ayo download dulu aplikasinya, siapa tau ada yang match. Lumayan kan supaya nggak kesepian didalam bioskop. Masnya sudah tau kan kalau di dalam bioskop itu gelap? HAHAHAHAHA”

Seperti biasa, aku menyumpalkan earphone ke telinga dan memutar musik. Kali ini adalah musik musik dengan irama up-beat. Ini memang sengaja kuputar dengan harapan bisa membangkitkan semangat. Aku kembali menarik nafas dan kembali meyakinkan diri untuk terakhir kalinya, dari artikel yang kubaca di internet, jalan jalan sendirian itu punya sisi positif karena bisa lebih bebas menentukan arah perjalan. Tapi nggak lama kemudian, otak kembali nggak setuju dengan kalimat itu. “Ah, itu pasti alasan orang orang aja supaya nggak keliatan sedih. Padahal dalam hatinya sih pengen nangis.”

Karena film akan ditayangkan 20 menit lagi, aku mulai nggak peduli dengan semua itu dan yakin buat nonton sendirian. Tentunya aku nggak lupa untuk membeli milo kaleng dan Qtela tempe ukuran sedang di warung dekat rumah untuk diselundupkan seperti manusia manusia licik lainnya. Buat yang hatinya masih bersih, kamu bisa baca tutorial menyelundupkan makanan di bioskop yang pernah kubuat beberapa tahun lalu.

Sampai di dalam mall, dengan cepat aku sampai di eskalator terakhir dan berada tepat didepan bioskop. Film akan dimulai 10 menit lagi, tapi rasanya aku pengen kembali turun ke lantai dasar untuk beli topeng power ranger di Gama galeri mainan supaya nggak ada yang kenal. 

Tapi nggak jadi.

“Mba tiketnya 1 untuk film Ngenest jam 16.45”
Aku sudah buka Play store dan siap siap untuk install Bee Talk. Jadi sewaktu waktu mbanya menyarankan install, aku bisa dengan bangga bilang. “Woh, jangan salah mba. Saya sudah instal dongg.”
“Baik, 1 tiket film Ngenest pukul 16.45 di studio 4 ya. Harganya Rp.50.000, boleh saya terimakan uangnya?”
Aneh. Ternyata mba mbanya nggak ada ketawa atau senyum licik walaupun aku cuman beli satu tiket. Mukanya keliatan datar datar aja. Aku nggak tau apa memang selama ini terlalu suka membayangkan hal yang aneh aneh, mbanya sudah terlalu sering ngeliat anak muda menyedihkan kayak gini, atau mungkin mbanya pengen ketawa tapi kasian. Dengan cepat aku menuju studio 4 supaya mengurangi kemungkinan ada yang kenal.

Judul film dan penontonnya sinkron.

Ternyata masalah nggak cuman sampai disitu. Masuk ke bioskop juga nggak kalah mengerikan. Saat itu lampu belum dimatikan dan layar masih menayangkan iklan Gery Chocolatos dan beberapa trailer film baru yang masih coming soon. Aku bisa ngeliat jelas kalau disebelah kananku ada mas mas gendut yang lagi pacaran sama ceweknya. Kalau diperhatikan mereka memang cukup mesra, tapi untungnya nggak melakukan hal hal yang masnya inginkan.

Nggak lama kemudian lampu bioskop mulai dimatikan, ada 3 orang laki-laki pakai celana gunung warna cokelat lengkap dengan sepatu boots yang terlihat lebih cocok untuk naik gunung. Ternyata nomor kursi masnya tepat disebelahku. Sebenarnya aku nggak ada masalah dengan itu semua, masalah baru muncul ketika film dimulai dan mereka bertiga sibuk menebak aktor yang ada di layar. Nggak asik banget.

Untungnya film yang kunonton memang sesuai ekspektasi. Komedi yang disajikan segar dan beda dengan FTV yang tayang setiap siang. Apalagi aktris utama di dalam itu adalah Lala Karmela yang wajah manisnya nggak pernah berkurang sepanjang film. 

Aku pulang dengan selamat. Ternyata nonton bioskop sendirian memang nggak enak karena nggak ada yang bisa diajak ngobrol, tapi nggak seburuk yang dibayangkan juga.

Comments

  1. Welcome to the club broh!
    Gue sering sih nonton sendirian, karena di tempat gue orang pacarannya lebih milih di Fly Over daripada di bioskop. Haha

    Gue belom nonton ngenest, dari respon warga twitter sih bagus, tahun 2015 walaupun tayangnya akhir tahun tapi masuk 10 besar film terlaris 2015 dengan 500ribu penonton dan masih akan bertambah karena masih tayang. Hmm.. Tapi gue nunggu tayang di SCTV ajalah, paling dalam rangka hari valentine film itu yg diputar. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha kayak masuk geng motor gitu yak pakai welcome to the club. hahahah

      Cepet banget kalau valentine diputar -___-. Iya, filmnya nggak mengecewakan kokk. Masih tayang mungkin juga karena filmnya tayang 30 Desember, akhir tahun banget tuh..

      Delete
  2. hehehe nggak apa apa sih, Dek. Sendiri mengajarkan kamu untuk mandiri dan percaya diri, meski bareng kawan lebih seru sih.
    Terus abis ini ada film apa lagi yang mau ditonton nih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke.

      Belum tau sih film apa, nonton yang box office sama yang lagi hits aja huahahah

      Delete
  3. pertama buka artikelnya horor. serius. itu ada deretan kursi bioskop, trus ada orang sticky gitu, trus ada pop corn jatuh. entah kenapa itu horor banget...
    btw abis baca aku langsung browsing aktrisnya ituloh :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang horror yak. Tapi masih mending hottor deh dibandingkan kasian hahaha

      Sip. #KitaSayangLala

      Delete
  4. Saya juga pernah merasakan hal yang sama nih, nonton bioskop sendirian. Udah gitu marathon pula wkwkwk. Tapi kalo dateng ke kondangan tanpa diundang belom pernah, bisa dicoba minggu besok mungkin (?)

    Iya, film ngenest emang lucu dan aktrisnya hitam manis gitu ihiw :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih, dahsyat. Orang orang nonton 1 film aja ngeri, kamu nonton sendirian marathon lagi. mantappp.

      Iya, sip. #KitaSayangLala

      Delete
  5. Senasip, gue juga baru2 ini nonton ke bioskop sendirian. Teman gue ga ada yang mau diajak nonton, apalagi ga punya.. Ah, sudahlah.

    ReplyDelete
  6. *Pukpuk Kukuh*
    Hahaha. Gue nonton film Ngenest 4 kali dan keempat-empatnya itu sendirian. Sekarang masih sehat walafiat kok :'v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh ada Deva bidadari magang. apa banget coba nama blognya gitu hahahah.

      4 kali dan semuanya sendirian? Emang hebat. Status bidadarimu nggak magang lagi..

      Delete
  7. Seenggaknya bisa gitu dijadikan pengalaman ke bioskop sendirian, kan bisa lebih enak, bebas kalo mau ngapa-ngapain. Maksudnya kalo beli makanan bisa bebas dimakan sendiri, terus kalo nonton rame-rame biasanya suka berisik gitu.

    Itu greget banget deh ke kondangan tanpa diundang, mungkin penganti cewe mikir kalo bang Kukuh temennya pengantin cowo, begitu juga sebaliknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, itu asiknya.Bisa dimakan sendiri.

      hahahah masih dibahas ya kondangan tanpa diundang. Itu dia poin pentingnya: Nggak ada yang sadar kalau sebenarnya kita adalah penyusup~

      Delete
  8. lebih kasihan gue ga bisa nonton karena berbagai hal dan kesibukan dunia kerja itu yang lebih ga enak. saat orng asik membicarakan ngenest saha cuma bisa iya iya saja.

    ReplyDelete
  9. lebih kasihan gue ga bisa nonton karena berbagai hal dan kesibukan dunia kerja itu yang lebih ga enak. saat orng asik membicarakan ngenest saha cuma bisa iya iya saja.

    ReplyDelete
  10. Ngenest banget kayak yg lo tonton bang.. hahaha

    Elo jadi mata2 aja ya bang sama orang yg pacaran di sebelah elo.. hehehe

    ReplyDelete
  11. pilihan yang tepat broh.. ngenest emang pecah abis. diluar dugaan :")
    tapi kalau film-film komedi kayak ngenest gitu enakan nontonnya bareng temen rame-rame, biar bisa kompakan ketawanya. tapi tak apa-apa, gue juga pernah nonton bioskop sendirian 2 kali. film the counjuring sama lucy, gue nonton sendirian di bioskop yang sama.. di waktu yang berbeda ")

    ReplyDelete
    Replies
    1. NAH ITU DIA JEV! kalau nonton rame rame itu bisa kompakan ketawanya..

      Artinya caps nonton sendirianmu lebih banyak ya. Selamat, kamu menang. hahaha

      Delete
  12. dulu waktu masih muda (ceileee), aku suka nonton bioskop sendirian. tapi sekarang sih milih nungguin kalo tuh film keluar vcd nya aja hihihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. ceileee mba hahahah.

      Ganool lebih cepet mba, tinggal download dan tonton ajaaa :))

      Delete
  13. Berbanding terbalik dengan kamu kuh, aku nonton 2x dan dengan cewe yg berbeda. Yah, namanya orang ganteng mah susah yak, eheheheh

    ReplyDelete
  14. Makin terkenal filmnya, teman nonton makin banyak. Iya, boljug sih. Moga lain kali kalau nonton punya teman lebih banyak, ya.

    ReplyDelete
  15. lagian lo mau nonton film apa mau ngobrol kuh, pakek pengen ada temen ngobrol segala,

    gue belum pernah sih nonton sendirian walaupun gue tahu kemana-mana itu enak sendiri nggak ribet tapi bakal ribet kalau ktemu orang yang lagi mesra-mesraan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya juga ya. nonton bioskop ngapain cari temen ngobrol -___-

      Ayo dicoba fik. Yaaa seumur hidup sekali lahhh

      Delete
  16. Wawal itu syapa? temen lo? kenapa enggak bareng wawal ajah?

    pikiran lo parno banget yah, sampe segitunya suudzon sama mbak-mbak karcis. ahahaa.

    enaknya mah nonton sama temen tapi bener kata lho, susah nyari yang mau diajakin untuk bayar masih masing tiket.

    yah, kesian emang para jomblo mah.

    ReplyDelete
  17. Bener tuh, kenapa nggak bareng Wawal aja. Kayaknya Wawal juga nggak pilih-pilih soal jenis kelamin. Jadi sikat aja bang. Lumayan.

    Kalo aku sih belum terpecahkan rekor nggak penting itu. Masih takut aja nonton sendirian. Apalagi kalo sampingku itu om-om. Gelap lagi. Kan serem.

    ReplyDelete
  18. Kalo gue mah asik-asik aja nonton sendirian. Orang dibayarin juga sih hahaha

    ReplyDelete
  19. Mending nonton bersama teman juragan biar seru, daripada sendiri gak ada teman ngobrol.

    ReplyDelete
  20. Saya benci kalimat: sebentar sebentar lagi ada di Ganool.

    Kata-kata yang tidak bijak.
    Kata-kata yang tak mau memberi sedikit apresiasi untuk insan perfilman.

    Hohoho.

    Selama film itu reviewya bagus, saya pasti nonton di biosokop kok mas.

    Apalagi film Indonesia.

    Itung-itung untuk menghargai jerih payah pembuat film.

    Tapi, kalo nonton sendirian, anpun deh, saya nyeraaah.

    Di akhir artikelnya, Mas Kukuh membuktikan sebuah teori bahwa:"Ternyata nonton bioskop sendirian memang nggak enak karena nggak ada yang bisa diajak ngobrol, tapi nggak seburuk yang dibayangkan juga."

    Selamat mas.

    Prok prok prok.

    ReplyDelete
  21. Kalo di Samarinda petugasnya emang udah welcome sih sama yg nonton sendirian. Gak pernah tuh ditanyain atau di-judge macam2 #pengalamanbanget #haha
    Tapi paling yg sebel kalau udah di dalam studio aja, kebanyakan kalo gak pacaran ya bergerombol. Nista sendiri deh jadinya T_T Paling pecah kalo udah film habis dan lampu dinyalakan. Keliatan banget sendiriannya :')

    ReplyDelete
  22. Masih mending kau mas. Kalo aku malah belum pernah nonton bioskop sekali pun. Maklum kota tempatku tinggal gk ada bioskopnya

    ReplyDelete
  23. mas ijin share gambar hehehe..

    terserahdeh.wordpress.com

    ReplyDelete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.