Meranyau


Blog ini sudah berusia 3 tahun. Dulu, aku ngeblog hanya untuk diri sendiri. Di masa SMK dulu aku lagi senang-senangnya dengan membuat website, karena sudah mulai bosan dengan isi website yang begitu-gitu aja, aku iseng untuk membuat blog dan mengisi kontennya dengan tulisan. Cerita selengkapnya kenapa aku bisa jadi blogger bisa kamu baca di tulisan ini

Semakin lama, aku merasa kalau caraku ngeblog sudah mengalami banyak perkembangan dari sisi teknik menulis sampai sudut pandang dari sebuah cerita, ya walaupun yang baca orangnya itu itu juga. Kalau dulu aku menulis dengan sembarangan dan langsung publish, sekarang agak kurang rasanya kalau belum di edit beberapa kali dulu. Itu juga yang membuat banyak tulisan yang berakhir di tumpukan draf.

Karena dalam menulis aku mulai menjadi orang yang perfeksionis dan akhirnya membuat banyak waktu terbuang dan jumlah tulisan yang dipublish semakin sedikit, munculah ide untuk membuat podcast mingguan untuk melengkapi blog ini.


Sejak bulan Juni aku membuat podcast bernama Meranyau. Meranyau sendiri dari berasal dari bahasa banjar yang artinya mengigau, semacam aktivitas ketika kamu lagi ngantuk tapi diajak ngobrol orang. Gitu deh, makanya podcast ini juga nggak jauh beda dengan orang ngantuk yang diajak ngobrol, tiba-tiba bisa melebar terlalu jauh.



Kalau dibandingkan dengan menulis di blog, ngomong di podcast itu jauh lebih sederhana. Berbicara 10 menit saja kita sudah bisa menceritakan banyak hal. Jadi aku nggak perlu terlalu banyak menghabiskan waktu seperti ketika menulis blog. Selain itu, dengan mendengarkan rekaman suara sendiri, aku juga sekalian melatih storytelling dan kemampuan berbicaraku.

Aku berencana untuk membiarkan semuanya sesantai mungkin, sama seperti pertama kali aku ngeblog dulu. Sepertinya seru juga membuat sesuatu tanpa peduli berapa banyak listeners, tanpa peduli ada yang dengar atau enggak. Mungkin agak kayak orang gila juga ngomong sendirian tanpa ada yang dengarkan, tapi pada dasarnya aku memang orang yang memang senang bercerita. Karena aku percaya, suatu saat nanti ketika pengen mengenang apa saja yang pernah aku lakukan di masa lalu, aku tinggal mengengarkan ulang apa yang pernah kusapaikan aja.

Selama 6 episode podcast ini berjalan, ada 3 pertanyaan yang pernah ditanyakan oleh teman-temanku tentang podcast ini. 

Kenapa uploadnya di YouTube dan bukan di Soundcloud?
Sebenarnya aku pengen upload di Soundcloud. Tapi karena Soundcloud punya batas durasi audio yang harus di rekam, dan untuk bisa menambah durasinya kita harus bayar, makanya aku pilih di YouTube yang gratis bisa upload kapan aja.

Kenapa nggak nge-Vlog aja?
Jawabannya, aku nggak senarsis itu untuk merekam diri sendiri dan dilihatin banyak orang. Foto profil aja nggak pernah diganti bertahun-tahun, gimana mau bikin vlog.  Lagian siapa juga yang mau nonton aku ngerekam diri sendiri.

Suaranya kok bisa jernih?
Sebenarnya, aku cuman merekam lewat voice recorder HP aja, tapi aku merekamnya di dalam studio radio. Jadi setelah aku selesai ngomong hasil rekamannya memang sudah nggak teralalu banyak noise yang masuk.

Gitu sih, mudah-mudahan tulisan ini bisa menjawab kebingunganmu tentang sesuatu yang sedang kubuat di YouTube dan sering kusebarkan di Facebook. Untuk yang pengen dengerin, podcastnya di update setiap hari Sabtu pagi di YouTube atau bisa kamu download di deskripsi link YouTube supaya suaraku bisa didengar kapan aja.



Untuk kamu yang pengen nanya tentang berbagai macam hal di podcast ini, kirimkan aja pertanyaan kamu ke email kurniawan@kukuh.my.id atau ke ask.fm di username kurniawankukuh

Sampai sejauh ini sih belum ada yang nanya, apakah kamu mau menjadi penanya pertama ke podcast ini? Kalau kamu adalah orang yang senang membuat rekor, silakan aja tanya.

Comments

  1. wah, perfeksionis banget sampe-sampe bikin tumpukan draf tulisan gara-gara kurang sreg sama tulisannya, beda banget sama gue yang langsung ngepublish tulisan yang ada di pikiran hehehe..

    btw, udah mulai mencoba dunia baru dalam storytelling nih kayaknya, jadi penasaran apa aja yang diceritain di podcastnya, mungkin kalo ada kuota lebih gue dengerin dah podcastnya, semoga bisa konsisten ngepodcast ya..

    ReplyDelete
  2. Aku kurang ngerti, podcast itu apaan?, perekam suarakah?

    Btw......ahhaha, sama kayak saya bang, saya juga hampir nggk pernah gonta ganti poto profil, karena kalo ganti2 terus kesannya 4l4y

    ReplyDelete
  3. Salud deh bisa mendalami dunia podcast. gue mah masih berkutak di blog dulu deh buat ngejaga konsisten dalam menulis. Entar kalau udah konsisten dan bisa menulis dengan baik, akan mencoba suasana baru dengan podcast + minta di ajarin sama abang kukuh :)

    ReplyDelete
  4. Perkembangan teknologi memang sudah membawa arus penyampaian sesuatu ke dalam bentuk yang beraneka ragam, mulai dari blog, vlog, dll. Sekarang baru tahu juga ada yang namanya podcast, gila keren juga bisa aktif menulis dan aktif juga (meranyau) di youtube. Sukses untuk segala projectnya bro :)

    ReplyDelete
  5. Wogh udah mulai banyak blogger yg bikin podcast yak haha.

    Kalo gue ngelatih story tellingnya gak direkam, tapi openmic. Selain ngelatih story telling juga ngelatih mental buat tampil di publik :))

    Sukses samq podcastnya

    ReplyDelete
  6. Usia blognya sudah lama juga ya.. Hehe. Pengen juga sih buat podcast.. Tapi gak kesampean haha.. Fokus nulis dulu aja kali ya.

    ReplyDelete
  7. aku g kayak kamu kuh, yang nulis edit dulu, hahahahaha beda banget yah.
    Aku mah orangnya spontan, emang g bagus sih, tapi kalau harus pake edit terus bla bla bla, malah ideku langsung ilang gitu.
    Aku juga sempet bikin podcast di soundcloud, tapi g dilanjutin lagi sekarang

    ReplyDelete
  8. Kita sama aja bang. Gue kalo nulis, pasti liat materinya dulu. pertama gue curain yang ada didalam fikiran, gue tulis, terus gue baca. kalo menurut gue gak menarik, jadi males ngeditnya. haha

    Kenapa nggak sekalian bang sama visualnya ? kan orang pada penasaran sama gambarnya.

    semoga sukses bang podcastnya, semoga terus konsisten. semangattt...

    ReplyDelete
  9. Hmm, mulai merambah ke dunia YouTUbe juga nih kereen, meskipun masih dalam bentuk audio, tapi nanti bisa lah perlahan-lahan memperlihatkan visual muka kamu juga ngomong di depan kamera hehe.

    Nggak papa, lanjutin aja, kalau memang dasarnya udah suka bercerita yaa mending bercerita, meskipun itu dalam media apapun. Urusan listeners, views, apalah itu cuman bonus nantinya.

    Sukses broo.

    ReplyDelete
  10. Mudah-mudahan Meranyau ini sukses dipasaran yaaa, dan banyak follower di yutup hehehe
    Iya sih harusnya ngevlog aja kan lagi kekinian tuh , tapi kalau gak pede gakpapa sih.

    Btw udah lama ga mampir sini, template udah berubah. kok tulisan di blogmu jenis tulisannya beda2 sih KUh??

    ReplyDelete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.