Halo Blog

Kemarin aku membuka kembali icon yang mewakilkan alamat blogger.com. Saat halaman terbuka, ternyata tampilannya sudah berganti dari aku terakhir kali melihatnya. Artinya sudah lama banget nggak nulis di sini, padahal di masa itu hampir setiap malam aku membukanya untuk menyalurkan hobi. Saat aku coba membuka blog sendiri, ternyata postingan terakhir adalah di bulan Oktober, itu juga karena kebetulan ada iklan aja. Kalau dilihat dari arsip, tahun ini aku baru publish tulisan sebanyak delapan kali. Merosot jauh dari tahun-tahun sebelumnya.

Aku kembali membuka dashboard blogger setelah membaca status Facebook Rudi, yang ditulisnya satu hari setelah hari ulang tahunnya, begini katanya.



Setelah membaca membaca sampai habis aku langsung ingin ngeblog lagi. Menulis apa saja, menceritakan apa yang aku rasakan, dan mengungkapkan pendapat yang ingin kusampaikan, sama seperti saat aku mengisi blog ini di tahun tahun sebelumnya. Nah, walaupun nggak ada hubungannya dengan isi status Rudi, di tulisan ini aku mau cerita singkat tentang rutinitas yang belakangan sedang aku jalani.

Minggu depan adalah minggu terakhir perkuliahan semester lima, selanjutnya adalah ujian semester lalu akan libur selama beberapa minggu. Selain sebagai mahasiswa, sekarang aku juga merangkap sebagai wartawan di media cetak terbesar di Kalimantan Timur, aktif sebagai penyiar radio dan sedang merintis suatu usaha. Inilah yang dinamakan hybrid, mengambil beberapa tanggung jawab dalam satu waktu.

Dari hari Senin sampai Kamis kegiatanku adalah kuliah-ngerjakan tugas-liputan-nulis berita. Hari Jumat aku kuliah pagi, setelah Jumatan langsung siaran di radio, lalu malamnya harus menghadiri rapat redaksi. Agak aneh rasanya, dari yang awalnya pemalas dan sering nggak ngapa-ngapain sekarang jadi orang sibuk.

Cuman hari Sabtu aku terbilang santai. Di hari itu, pagi sampai sore aku memiliki waktu luang yang kebanyakan dihabiskan untuk bangun tidur lebih lama, atau siangnya berada di tempat makan bersama pacar, ini terbilang santai meskipun malam harinya juga harus piket dari pukul delapan sampai 12 malam di kantor. Hari Minggu, jadwal siaranku dimulai pukul delapan sampai pukul satu siang, selanjutnya langsung kontak narasumber untuk wawancara buat berita edisi minggu depan, atau mengerjakan tugas kuliah yang dikumpul hari Senin.

Nggak mudah untuk menggabungkan semuanya sementara jumlah waktu tetap 24 jam. Di minggu-minggu pertama, rutinitas baruku adalah mengeluh. Menurutku ini wajar aja karena kegiatanku nggak pernah selesai dari pagi sampai tengah malam, besoknya begitu lagi dan berulang setiap hari, dalam proses adaptasi ini aku hampir gila. Tapi untungnya sekarang sudah terbiasa dan kembali normal.

Bukan salah siapa-siapa sih, ini adalah akibat dari keputusan yang sudah kupilih. Justru aku senang karena dengan begini aku akan semakin berkembang. Walapun secara otomatis aku harus mengorbakan hal-hal menyenangkan saat dulu menjadi seorang pemalas. Sekarang sulit rasanya mencari waktu untuk bermain Football Manager selama berjam-jam, atau sekadar membaca tumpukan novel yang sudah dibeli.

Aku sendiri nggak tau gimana nasib dari blog ini, mungkin aku baru bisa update tulisan lagi kalau sempat, mudah-mudahan aku bisa cerita lebih banyak lagi di sini.

Comments

  1. Hai Kukuh... salam kenal. Ayo sering seringlah ditengok blognya. Update update lagi hihihi ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Minda, salam kenali juga.. hahaha siap. Diusahakan untuk ngeblog lagi kok 👍👍

      Delete

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.