Tak Ada Lagi Dangdut Pasar Malam



Aku dibesarkan oleh lantunan hits populer versi abang penjual VCD bajakan tiap awal minggu di pasar malam. Volume salon diputar sekeras mungkin, ditambah televisi 11 inci yang kadang memutar gambar agak berbeda dari video klip aslinya. Secara nggak sengaja aku selalu mendengar hits populer di pasar malam dari waktu ke waktu, mulai lagu Cinta Ini Membunuhku dari D'Masiv, Doy dari Kangen Band, Abang Goda dari Duo Serigala hingga Insha Allah dari Maher Zain (kalau bulan puasa).

Lagu pilihan abang penjual VCD selalu mengiringi ramainya riuh tawar-menawar di pasar malam depan komplek. Dari kecil hingga lulus SMP, aku adalah pelanggan setia abang yang sepertinya suka lagu melayu-dangdut itu. Meski kualitas VCD yang dijual sering sendat dan cepat rusak, tapi dengan membayar 10 ribu aku sudah bisa membawa pulang 100 lagu paling hits di masanya. Saat itu pemutar musik di HP belum canggih, kebanyakan judulnya juga masih track 1 dengan penyanyi bernama unknown artist. Jangankan streaming lagu di Spotify, kecepatan transfer data lewat bluetooth aja masih lebih cepat dari kecepatan internet.

Sekarang sudah tahun 2017, zaman sudah berkembang. Kebiasaan orang berubah, begitu juga cara mereka menikmati musik. Aku nggak tau berapa banyak yang masih beli VCD bajakan di pasar malam setiap minggunya. Tetapi sekarang orang-orang lebih gampang mengunduh lagu di internet. Bisa dari aplikasi Spotify yang mewajibkan penggunanya membayar biaya bulanan tapi legal, atau tetap mencari lagu bajakan dengan mengetik "Free download Tetap Dalam Jiwa - Isyana Sarasvati" di Google.

Pasar malam minggu lalu benar-benar membuatku merasa aneh. Walaupun biasanya juga nggak terlalu peduli dengan kerasnya lagu yang diputar, pasar malam yang ramai jadi terasa asing dan sepi. Lapak yang biasanya diisi abang VCD bajakan sudah digantikan oleh penjual jam tangan KW. Sekarang pasar itu hanya dipenuhi sayup aktivitas tawar menawar, dan ibu-ibu yang mengancam tak jadi beli kalau harga barang tak dikurangi.

Ah, rindu juga dengan kerasnya audio yang selalu diputar tiap minggu.

Comments

Post a Comment

Kalau sudah dibaca langsung kasih komentar ya. Biar blog ini keliatan banyak yang baca.