Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Hati (tidak) Overrated

Belakangan aku sering membaca tulisan yang bilang kalau hati itu overrated. Masih banyak yang lebih penting dari itu, dan seharusnya kita tidak perlu mengikuti perasaan yang selalu berubah-ubah. Jadilah produktif dan buang perasaan negatif dalam diri. Hore!
Dasar sampah.
Siapapun yang setuju dengan ungkapan bahwa hati overrated bisa dijamin kalau hatinya tidak sedang kenapa-kenapa. Tidak ada gunanya berkampanye soal hati overrated kepada orang yang baru saja dicurangi dalam hubungan. Sama seperti berteriak jauhi narkoba kepada orang yang sedang sakau. Mereka tidak benar-benar mengerti.
Sepertinya itulah jawaban kenapa film dokumenter soal isu penyelamatan bumi yang keren bisa kalah dengan kisah drama saudagar sinting yang mengejar cinta perempuan biasa-biasa saja. Bisa dibayangkan bagaimana kesalnya produser beserta seluruh kru film dokumenter itu, sehingga mereka gembar-gembor soal “Hey, bumi kita sekarat. Ayo tinggalkan masalah percintaanmu dan selamatkan bumi.”
Mungkin tulisan ini baka…

Kacau

Gambar
Halo siapapun yang membaca tulisan ini. Beberapa hari ini suasana hatiku begitu kacau. Apalagi kemarin. Saking kecewanya lebih dari 500 kata berisi sumpah serapah kuketik untuk meredam emosi supaya nggak lari ke mana-mana. Aku juga melakukan pertemuan darurat dengan sahabatku dan bercerita kepada orang-orang terpercaya. Sistem pertahanan diriku aktif.
Patah hati itu menyakitkan, apalagi karena dicurangi. Ingin marah-marah saja rasanya. Untungnya dalam dua minggu terakhir aku sedikit terbantu. Pertama, Zaky sahabatku dari Makassar datang ke Samarinda karena suatu urusan. Jadi aku dan Wawal (grup kami dinamakan WOOO!) menyambutnya senang hati dan melakukan kebiasaan rutin setiap lengkap bertiga. Selanjutnya, di hari di mana Zaky kembali ke Makassar, aku dan teman-teman kuliah yang tergabung dalam grup Deepweb mengadakan trip ke Balikpapan selama dua hari satu malam yang sudah direncanakan satu bulan sebelumnya, sebelum tragedi ini. Semua seperti berkonspirasi untuk membuatku senang. Aku me…

Tulisan ragu-ragu

Halo blog ini dan orang-orang yang entah dari mana bisa membaca tulisan ini. Beberapa hari yang lalu aku baru mengeluarkan uang sekitar Rp 400 ribu untuk memperpanjang domain ini, jadi cukup disayangkan kalau akhirnya tidak dioptimalkan. Rasanya agak sungkan untuk menulis lagi di blog. Kebanyakan tulisanku mengendap di Microsoft Office OneNote dan diberi password supaya ceritanya tak bisa diakses siapapun (yang tak sengaja terhapus saat mengosongkan dokumen di OneDrive, sampahh!). Ingin rasanya untuk terus basa-basi. Tapi rasanya percuma juga karena cepat atau lambat pasti ketahuan. Oke, jadi begini.. Sekitar dua minggu ini, aku baru saja kehilangan salah satu tempat cerita terbaikku. Hahaha. Sedih juga. Tidak perlu dijelaskan rinci soal itu, tapi ini adalah kabar kurang menyenangkan. --- Dalam situasi kurang menyenangkan seperti ini, aku harus mengaktifkan metode pertahanan diri berlapis supaya tidak terjadi masalah psikis yang aneh-aneh. Semakin besar kekuatannya, semakin merepotkan juga me…