26 August 2016

Meranyau


Blog ini sudah berusia 3 tahun. Dulu, aku ngeblog hanya untuk diri sendiri. Di masa SMK dulu aku lagi senang-senangnya dengan membuat website, karena sudah mulai bosan dengan isi website yang begitu-gitu aja, aku iseng untuk membuat blog dan mengisi kontennya dengan tulisan. Cerita selengkapnya kenapa aku bisa jadi blogger bisa kamu baca di tulisan ini

Semakin lama, aku merasa kalau caraku ngeblog sudah mengalami banyak perkembangan dari sisi teknik menulis sampai sudut pandang dari sebuah cerita, ya walaupun yang baca orangnya itu itu juga. Kalau dulu aku menulis dengan sembarangan dan langsung publish, sekarang agak kurang rasanya kalau belum di edit beberapa kali dulu. Itu juga yang membuat banyak tulisan yang berakhir di tumpukan draf.

Karena dalam menulis aku mulai menjadi orang yang perfeksionis dan akhirnya membuat banyak waktu terbuang dan jumlah tulisan yang dipublish semakin sedikit, munculah ide untuk membuat podcast mingguan untuk melengkapi blog ini.

19 August 2016

3 bulan menghilang


Saat aku membuka dashboard blogger dan klik tombol orange dengan keterangan "new post", aku seperti kembali kepada masa itu, ketika ngeblog menjadi aktivitas yang nggak bisa ditinggalkan setiap harinya. Saat membuka halaman ini, aku belum memiliki ide tentang apa yang mau ditulis. Tapi aku pengen menulis, pengen bercerita lagi di sini. Yang penting adalah mulai ngeblog lagi.

Dalam 3 bulan terakhir ini sudah banyak banget momen yang nggak sempat terdokumentasikan lewat blog akibat banyaknya hal-hal yang lebih di priotitaskan. Sayang banget cerita-cerita yang harusnya kubagikan ke kamu (yang sebenarnya kamu nggak peduli juga) terlupakan begitu saja.

Karena sudah 3 bulan menghilang dari peredaran, mungkin di tulisan ini aku akan menjelaskan secara singkat mengenai apa saja kegiatan yang aku lakukan selama 3 bulan kebelakang. Dimulai dari ujian semester, bulan puasa, membuat podcast, sampai kabar tentang seorang sepupu yang ingin menjadi YouTuber.

23 May 2016

Serbu Gerai panglima untuk menikmati roti gratis


Untuk mencoba sesuatu yang baru, kadang-kadang kita kurang berani mengambil resiko.

Padahal ya nggak papa juga. Daripada rugi. Makanya kita perlu mencoba semua yang gratis, karena yang gratis resikonya kecil. 

Di tulisan ini aku mau ngasih info tentang sebuah toko yang menjual makanan, tapi kita bisa mencoba makan gratisannya dulu sebelum membeli. Kalau suka silakan ambil kotak yang baru, kalau nggak suka ya tinggal bilang terima kasih ke mas-masnya. Lumayan kan bisa nyoba gratisan, kenyang, nggak rugi apa-apa, nggak bayar parkir. Asik.

25 March 2016

Jadi petugas badan pusat statistik


Aku nggak ngerti, konspirasi alam semacam apa yang membuatku mendadak jadi sibuk sampai kehabisan energi dan jarang ngeblog. Bahkan tulisan terakhir di blog ini adalah tentang menoton bioskop sendirian yang sudah dipublikasikan dari akhir Januari lalu. Mudah mudahan, nggak ada dari kamu yang menyangka setelah kejadian itu aku mendadak depresi dan nggak bisa melanjutkan hidup.

Sekarang aku sudah berada di semester 4. Tentunya bukan mau beralasan kalau kuliah membuat lebih sibuk. Kenyataannya aku tetap aja masih bisa santai dan menjalani hidup dengan normal. Tapi pura pura sibuk bulan lalu akan menjadi beneran sibuk di beberapa bulan kedepan.

Jadi awalnya, Dea mengirimkan chat ke grup kelas, katanya ada lowongan kerja sebagai petugas sensus ekonomi yang akan diselenggarakan badan pusat statistik secara nasional.