Postingan

Pesanan Peptalk Memories Perdana

Hari ini menggembirakan, kemarin malam tiba-tiba salah satu perwakilan kelompok KKN menghubungiku lewat WhatsApp Peptalk dan bilang fix order untuk jaket berwarna marun. Sebuah angin segar di antara konveksi yang sedang banting-bantingan harga.
Sebenarnya selama ini aku mempromosikan baju KKN, tapi ternyata orderan pertama malah datang dari jaket. Desainnya sudah mereka sediakan. Jadi secara teknis aku nggak banyak kerja.
Bisa jadi, peluang ada di jaket. Mari maksimalkan.

Kembali Jadi Reporter

Selasa, 22 Mei 2018
Sudah empat bulan sejak terakhir kali aku mewawancarai narasumber, hari ini aku kembali melakukannya. Jadi aku tergabung dalam tim berisi enam orang untuk sebuah misi sosial. Tugasku hanya wawancara narasumber agar bercerita panjang soal permasalahan yang terjadi, cukup mudah karena nggak perlu repot menuliskannya dalam naskah berita seperti yang biasa aku lakukan saat menjadi wartawan tulis. Rencananya, hasil akhir akan dipublikasikan dalam sebuah video pendek.
Poject ini merupakan bentuk kontribusiku buat kota ini, siapa tahu bisa punya dampak. Kata salah seorang anggota tim, yang penting kita kerjakan aja dulu. Urusan berhasil atau tidak ya kehendak Allah. Jangan mau kalah telak.
Hari ini aku sudah wawancara dengan dua dari tiga narasumber, tugas lainnya sisa menambahkan data, videografer mencari tambahan footage pendukung untuk selanjutnya masuk ke tahap editing. Kalau semuanya lancar, video akan dipublikasikan pada pekan depan.
Doakan lancar dan semoga viral.

Sepatu jadi kapal

Sore ini seusai siaran aku pulang pukul enam. Hujan deras disertai petir sudah membasahi kota sejak dua jam lalu, sampai-sampai aku diinstruksikan untuk mematikan pemancar radio.
Sebenarnya bisa saja menunda pulang lebih lama, tapi aku nggak membawa makanan berbuka, jadi kupikir nggak masalah untuk berbuka di jalan, yang penting lebih cepat sampai rumah.
Keputusan itu ternyata membawa celaka. Untuk lolos dari jalan anggur saja aku membutuhkan waktu lebih dari 5 lagu, padahal biasanya sudah berhasil melewatinya bahkan ketika penyanyi masih membawakan intro lagu pertama. Macet parah karena tak ada yang mengalah jadi penyebabnya. 
Lepas dari Jalan Anggur, aku justru seperti semut yang terkurung dalam gelas terbalik. Buntu. Bingung mau ke mana. Untuk sampai rumah, biasanya aku lewat Jalan juanda, tapi di bawah fly over aja banjir sudah mencegat kira-kira setinggi lutut. 
Putar balik, ternyata di perempatan Jalan Dokter Soetomo sama aja, hanya mobil tambang yang berani lewat. Kulihat motor…

Harus Promo

Minggu, 20 Mei 2018
Pekan pertama Ramadan kali ini mewajibkan tubuh beradaptasi dengan kebiasaan baru. Sekarang tidur malam kurang lebih hanya empat jam, makan sahur, tidur lagi dan bangun pukul sembilan. Jam produktif dimulai dari pukul 12, setidaknya sampai sejauh ini.
Karena perubahan pola hidup dirasakan seluruh umat muslim, akhirnya berdampak ke urusan pekerjaan. Bisnisku yang menjual jersey futsal custom harus mampu beradaptasi dengan perubahan sebulan ini, karena selama Ramadan waktu berolahraga jadi lebih sempit. Setidaknya itu dugaanku terkait belum adanya pesanan selama minggu pertama Ramadan ini.
Solusinya adalah promo. Dalam beberapa hari ke depan aku akan menginformasikan info promo di sosial media dan broadcast ke database calon customer.Bagaimana teknis promonya akan dipublikasikan nanti. Setidaknya ada perencanaan, karena kalau nggak ada pergerakan, bisa saja sampai lebaran Peptalk Jersey nggak terima orderan.

Bukber pertama

Gambar
Sabtu, 19 Mei 2018
Rasanya ini hari terpanjang dalam seminggu terakhir. Dimulai pukul 10 dengan membuat sistem akuntansi berbasis Myob untuk Peptalk Jersey dan Peptalk Memories bersama Adeya. Kami (atau lebih tepatnya Adeya) mengerjakan di gazebo Untag, tempat yang dipilih secara dadakan karena sedang puasa.Nggak bisa makan camilan. Setelah dua jam, siang terik itu membuat kami menunda pekerjaan dan lanjut membeli bahan untuk Es Kepal Milo Mantan di toko kue.
Sorenya, aku ke sebuah food court Jalan Antasari untuk buka bersama teman sekelas Ilmu Komunikasi A 2014. Aku memesan ayam gepuk, sementara kebanyakan yang lain memilih nasi goreng. Setelah pesanan datang, aku menyesali pilihanku. Obrolan soal pilkada, lapangan kinibalu yang mau disulap menjadi masjid menjadi topik utama jelang berbuka, lalu setelah kenyang kami lebih banyak ngomongin orang. Topik itu ternyata membuat suasana jadi lebih hidup.
Ya, baru puasa tiga hari, sudah bukber aja.
*Malam ini rasanya sudah terlalu capek dan ingi…