Posts

Fitra – KKN Hari ke 12

Image
Rabu, 13 Juli 2017 Selama menjadi guru, salah satu anak yang menonjol adalah Fitra Maulana, murid kelas 1 SD yang lebih suka menyebut dirinya kelas 1A. Fitra cukup usil, suka teriak-teriak dan gemar mengganggu teman. Tetapi sebenarnya dia adalah anak yang ingin banyak tau, terutama hal-hal yang bisa membantunya bermain.
Dulu, pada saat rumah belajar pertama kali dibuka, Fitra adalah yang paling antusias ketika diajari bermain catur. Dari mulai cara menyusun sampai gerakan setiap bidak diperhatikannya benar. Sekarang, hampir setiap pagi saat kami baru selesai memasak dan pintu posko baru dibuka, dia langsung meminta catur dan bermain bersama teman sebayanya.

Pulang Sebentar – KKN Hari ke 13-17

Image
Kamis, 13 Juli 2017 Sekitar pukul 12 siang, aku bersama Wawal dan Dery sudah berada di Terminal Bontang. Bus yang tersedia untuk jurusan Samarinda saat itu bernama  Sapu Lidi, sebuah bus kecil berkapasitas 20 orang. Jarak antar kursi penumpang sangat sempit (bahkan hampir nggak ada), setidaknya membuat lutut menempel dengan kursi di depannya. Di bagian eksterior mobil terdapat ornamen naga yang sedang menjulurkan lidah dengan mata terbuka. Aku sendiri nggak tahu apa hubungan bus, naga dan sapu lidi. Mungkin supirnya juga, toh nggak semua hal kita perlu jawabannya.

Dede, anak asli Bontang yang sering menggunakan jasa bus antar kota bilang, belum afdal rasanya naik bus Bontang-Samarinda kalau belum naik Sapu Lidi. Kami yang baru pertama kali naik bus menjadi antusias dan langsung membeli tiket supaya menjadi penumpang bus yang mabrur. Aku memilih kursi paling depan karena di sanalah satu-satunya tempat yang memungkinkan kaki selonjoran seperti naik Garuda Indonesia.

RT Lintas Hutan – KKN hari ke 11

Image
Selasa, 11 Juli 2017
Seperti yang pernah kuceritakan sebelumnya, RT di Desa Teluk Pandan hanya berurutan sampai angka ke 8, sisanya harus dicari sendiri. Hari ini kami bertandang ke RT 11 yang sepertinya adalah wilayah paling menantang, letaknya di tengah hutan dan sedikit lagi sampai Bontang.
Kata Mba Ani, anak dari ketua RT 11 yang hari Senin lalu ketemu di kantor kepala desa bilang kalau sebaiknya lewat Kelurahan Guntung kota Bontang saja. Dede, anggota kelompok yang asli orang Bontang memimpin jalan dengan membonceng Ira. Dery sendirian, sementara aku bersama Wawal. Setelah sampai di kelurahan yang dimaksud, kami kembali menelepon Mba Ani untuk menanyakan petunjuk berikutnya.