23 May 2016

Serbu Gerai panglima untuk menikmati roti gratis


Untuk mencoba sesuatu yang baru, kadang-kadang kita kurang berani mengambil resiko.

Padahal ya nggak papa juga. Daripada rugi. Makanya kita perlu mencoba semua yang gratis, karena yang gratis resikonya kecil. 

Di tulisan ini aku mau ngasih info tentang sebuah toko yang menjual makanan, tapi kita bisa mencoba makan gratisannya dulu sebelum membeli. Kalau suka silakan ambil kotak yang baru, kalau nggak suka ya tinggal bilang terima kasih ke mas-masnya. Lumayan kan bisa nyoba gratisan, kenyang, nggak rugi apa-apa, nggak bayar parkir. Asik.

25 March 2016

Jadi petugas badan pusat statistik


Aku nggak ngerti, konspirasi alam semacam apa yang membuatku mendadak jadi sibuk sampai kehabisan energi dan jarang ngeblog. Bahkan tulisan terakhir di blog ini adalah tentang menoton bioskop sendirian yang sudah dipublikasikan dari akhir Januari lalu. Mudah mudahan, nggak ada dari kamu yang menyangka setelah kejadian itu aku mendadak depresi dan nggak bisa melanjutkan hidup.

Sekarang aku sudah berada di semester 4. Tentunya bukan mau beralasan kalau kuliah membuat lebih sibuk. Kenyataannya aku tetap aja masih bisa santai dan menjalani hidup dengan normal. Tapi pura pura sibuk bulan lalu akan menjadi beneran sibuk di beberapa bulan kedepan.

Jadi awalnya, Dea mengirimkan chat ke grup kelas, katanya ada lowongan kerja sebagai petugas sensus ekonomi yang akan diselenggarakan badan pusat statistik secara nasional.

22 January 2016

Nonton bioskop sendirian


Oke, judulnya memang sudah cukup bikin sedih.

Nggak tahu apa alasannya, nonton bioskop sendirian di republik ini memang sudah jadi semacam aib. Kesannya pasti nggak jauh dari kesepian, nggak punya teman, menyedihkan. Makanya seumur hidup, aku punya rekor nggak pernah nonton bioskop sendirian. Rekor yang memang nggak mungkin masuk guinness world record juga sih, tapi aku tetap bangga. Aku nggak pernah nonton sendirian walaupun kata orang kesenangan bisa dinikmati dari kesendirian, karena menurutku bersenang senang itu nggak asik kalau dinimkati sendirian. Tapi pada akhirnya rekor nggak penting itu pecah juga semenjak 2 minggu yang lalu.

Belakangan aku sadar, kalau untuk film box office yang bener bener hits semacam Hunger Games aku memang selalu bisa dapat teman nonton dengan mudah, tapi sudah banyak juga film yang sebenarnya pengen kutonton di bioskop tapi akhirnya nggak jadi karena nggak punya teman yang mau diajak dan bayar tiket sendiri. Rata rata dari mereka selalu menolak dengan alasan yang sama.

“Ah males, paling sebentar lagi ada di Ganool.”

Gara-gara sebentar lagi ada di Ganool, film film bagus kayak Everest, Inside Out, Paper Towns akhirnya nggak jadi ditonton di bioskop dan menunggu beberapa bulan sampai Ganool mengeluarkan versi Bluray 720p. Karena aku nggak mau tahun ini sama kayak tahun kemaren, aku punya rencana yang mungkin agak aneh buatku sendiri: tetap nonton walaupun sendirian.

15 January 2016

Cara efektif marathon tugas


Harus kita terima kalau semakin bertambahnya usia, maka makin tua juga kita. Ya iyalah.

Selain makin tua, tugas yang harus dikerjakan juga semakin membabi buta. Dulu kita mengira setelah lulus SMP kita akan bebas dengan tugas. Kita membayangkan kalau di masa SMA kita bisa setiap hari ngeliat cewek cantik dengan rok pendek seperti sinetron di TV. Sayangnya saat SMA, cita-cita itu nggak pernah jadi kenyataan. Kita malah disuruh menghafalkan tabel periodik, menghitung bola yang jatuh ke lantai sampai belajar logaritma yang kita sendiri nggak ngerti semua itu buat apa.

Lulus dari SMA, kita kira tugas bakalan selesai di hari terakhir UN. Ternyata enggak, kita harus kembali belajar untuk SBMPTN. Setelah pengumuman yang melegakan, kita kembali berfikir kalau kuliah bakalan lebih santai karena jadwal ngampusnya lebih fleksibel. Ternyta salah, karena tugas di dunia kampus malah semakin menggila bahkan sampai mengharuskan untuk begadang. Makanya ada quote "Don't grow up, it's a trap!" di internet.